Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
28 September 2026 | 12:58 WIB
Daerah

Nasaruddin Umar Terpilih Jadi Presiden IAMI Pertama, IGIC 2026 Sepakati Jakarta Understanding

IMG 20260928 WA0030

 

JAKARTA (Surau.ID) — Menteri Agama Republik Indonesia sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, resmi terpilih sebagai Presiden pertama The International Assembly of Mosque Imams (IAMI). Penetapan ini menjadi hasil utama dari gelaran International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 yang berlangsung pada 25–27 September 2026 di Jakarta.

Konferensi internasional tersebut dihadiri oleh para imam besar, mufti, dan delegasi dari 46 negara. Perwakilan yang hadir mencakup berbagai kawasan dunia, seperti Italia (Roma), Amerika Serikat, Argentina, negara-negara Skandinavia, Inggris, Prancis, Uzbekistan, Pakistan, India, dan Malaysia, serta jajaran pengurus Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) dan imam besar provinsi se-Indonesia.

Dalam sambutannya, Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi atas kepercayaan para delegasi dunia, seraya menekankan pentingnya dukungan kolektif dalam mengemban amanah tersebut.

“Saya merasa tidak pantas untuk dipilih menjadi pimpinan imam besar; saya takut mengecewakan harapan dari sini. Karena itu, jika ini memang kehendak-Nya memilih saya sebagai pimpinan, saya harap agar dapat memahami kelemahan saya dan membantu saya mengatasi kelemahan itu,” ujar Nasaruddin di Jakarta, Minggu (27/9/2026).

Nasaruddin menegaskan perlunya reorientasi peran masjid di era modern. Menurutnya, fungsi masjid harus dikembalikan seperti pada zaman Rasulullah SAW bukan sekadar tempat ibadah ritual, melainkan pusat pemberdayaan masyarakat, pendidikan, konsultasi, dan perekat sosial.

“Selama ini umat yang memberdayakan masjid, tetapi kita harus membalik: masjidlah yang harus memberdayakan umat,” tegasnya.

IAMI dibentuk sebagai wadah permanen internasional bagi para imam untuk bertukar gagasan, memperkuat kerja sama, dan merespons berbagai tantangan global. Tantangan tersebut meliputi isu intoleransi, krisis kemanusiaan, perubahan iklim, masalah kepemudaan, hingga penyebaran misinformasi.

Sebagai organisasi global, IAMI berkedudukan di Jakarta sebagai sekretariat permanen dan pusat administrasi. Untuk menunjang operasional global, IAMI memiliki tujuh kantor wilayah yang tersebar di Kuala Lumpur, Kairo, Nairobi, London, New York, Rio de Janeiro, dan Canberra.

Guna menjaga kesinambungan program, IAMI menjadwalkan agenda pertemuan rutin bulanan secara virtual antar-imam besar dunia. Ke depan, wadah ini juga direncanakan melibatkan tokoh-tokoh lintas agama untuk berdialog mengenai isu kemanusiaan dan lingkungan.

Penulis: Badrul Nurul Hisyam
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id