Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
25 Desember 2025 | 19:52 WIB
Nasional, Pesantren

Musyawarah Lirboyo Hasilkan Islah PBNU, Gus Yahya: Panitia Muktamar ke-35 Segera Dibentuk

GUS YAHYA
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya (tengah) saat konferensi pers di Kantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (24/12/2025).(KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO)

 

Kediri (Surau.ID) – Islah atau rekonsiliasi antara Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf akhirnya tercapai. Kesepakatan itu lahir dalam pertemuan yang diprakarsai para masyayikh dan mustasyar di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Kamis (25/12/2025).

Gus Yahya menyatakan islah tersebut menjadi jalan terbaik bagi masa depan Nahdlatul Ulama. “Alhamdulillah, hari ini kita semua menyaksikan peristiwa yang menyejukkan. Islah telah tercapai, dan kami bersama Rais Aam sepakat bahwa jalan terbaik bagi jam’iyah adalah melalui Muktamar bersama,” ujar Gus Yahya usai pertemuan dalam siaran pers.

Pertemuan yang berlangsung khidmat itu mempertemukan dua pucuk pimpinan PBNU dalam satu forum resmi. Kesepakatan tersebut sekaligus mengakhiri ketegangan internal PBNU yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Sebagai solusi bersama, kedua pihak sepakat menyelenggarakan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama secara bersama-sama.

Gus Yahya menjelaskan, pertemuan di Lirboyo merupakan kelanjutan dari agenda sebelumnya. “Musyawarah di Lirboyo ini merupakan kelanjutan dari Musyawarah Kubro yang digelar di lokasi yang sama beberapa hari sebelumnya,” ucapnya.

Para masyayikh menilai persoalan internal PBNU yang bermula dari keputusan pemberhentian Ketua Umum oleh Rais Aam—yang dinilai tidak sesuai dengan AD/ART NU—perlu diselesaikan melalui mekanisme islah serta Muktamar yang sah dan melibatkan kedua belah pihak.

Kesepakatan islah tercapai setelah melalui dialog, negosiasi, dan perdebatan yang cukup intens, namun tetap berjalan dalam semangat ukhuwah nahdliyah. Sejumlah tokoh sentral NU hadir dan berperan sebagai penengah, termasuk Wakil Presiden RI periode 2019–2024 sekaligus Mustasyar PBNU, KH Ma’ruf Amin, yang sebelumnya mengikuti pertemuan secara daring.

Selain itu, para masyayikh dan kiai sepuh NU sejak awal mendorong penyelesaian konflik melalui jalur musyawarah dan persatuan. Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, silaturahmi di Lirboyo secara resmi menutup konflik internal PBNU. Kepemimpinan PBNU hingga pelaksanaan Muktamar ke-35 NU tetap berjalan sebagaimana mestinya, dengan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum.

Sebagai tindak lanjut kesepakatan islah, PBNU akan segera membentuk Panitia Bersama untuk mempersiapkan penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU. “Kesepakatan ini akan segera kami tindak lanjuti dengan pembentukan panitia Muktamar. Kita akan bersama-sama menyukseskan forum tertinggi jam’iyah ini secara damai dan bermartabat,” pungkas Gus Yahya.

Penulis: Adi Purnomo Suharno
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id