Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
25 Januari 2026 | 18:16 WIB
Daerah

Kunjungi Candi Jabung, Fadli Zon: Ini Bukti Kejayaan Peradaban Majapahit

Fadlon Zon
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon dan jajaran Pemerintahan Kabupaten Probolinggo di Candi Jabung. {Foto: Surau.ID}

 

Probolinggo (Surau.ID) — Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menegaskan pentingnya pelestarian Candi Jabung sebagai bagian dari upaya menjaga silsilah sejarah dan identitas budaya bangsa. Hal itu ia sampaikan dalam konferensi pers usai meninjau hasil revitalisasi Candi Jabung, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Minggu (25/1/2026) sore.

Fadli Zon menyebut Candi Jabung merupakan peninggalan bersejarah dari masa Kerajaan Majapahit yang diperkirakan dibangun pada abad ke-14 Masehi. Menurutnya, keberadaan candi tersebut menjadi bukti kuat kejayaan peradaban Nusantara, khususnya di wilayah Jawa Timur.

“Candi Jabung ini adalah peninggalan penting dari masa Majapahit dan menjadi salah satu bukti kuat kejayaan peradaban Nusantara pada abad ke-14, terutama di Jawa Timur,” ujar Fadli Zon dalam konferensi pers.

Ia menjelaskan, Candi Jabung memiliki keterkaitan erat dengan struktur pemerintahan dan kehidupan keagamaan pada masa Majapahit. Candi tersebut diduga berhubungan dengan tokoh penting kerajaan serta berfungsi sebagai tempat pemujaan atau pendharmaan, yang mencerminkan sistem kepercayaan dan tata sosial masyarakat pada zamannya.

Fadli Zon juga menegaskan bahwa Candi Jabung tercatat dalam Kitab Negarakertagama sebagai salah satu bangunan suci yang pernah dikunjungi Raja Hayam Wuruk. Catatan tersebut, kata dia, menunjukkan posisi strategis Candi Jabung dalam jaringan pusat-pusat keagamaan Majapahit.

“Candi Jabung dalam Negarakertagama sebagai tempat yang dikunjungi Raja Hayam Wuruk menunjukkan posisi penting candi ini dalam sejarah dan jaringan keagamaan Majapahit,” jelasnya.

Selain nilai sejarah, Fadli Zon menyoroti keunikan arsitektur Candi Jabung yang menggunakan bata merah serta relief-relief yang memuat cerita, ajaran moral, dan nilai budaya. Unsur tersebut dinilai penting untuk menelusuri perkembangan kebudayaan Majapahit secara lebih utuh.

Karena itu, ia menekankan bahwa pelestarian Candi Jabung harus terus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan berbagai pihak. Menurutnya, revitalisasi tidak hanya bertujuan menjaga fisik bangunan, tetapi juga memastikan nilai peradaban di dalamnya tetap hidup dan dapat diwariskan.

“Pelestarian Candi Jabung sangat penting agar nilai sejarah dan peradaban yang terkandung di dalamnya tetap terjaga, dapat dipelajari, dan diwariskan kepada generasi mendatang sebagai bagian dari identitas bangsa,” tegas Fadli Zon.

Kunjungan Menteri Kebudayaan RI ke Candi Jabung dilakukan untuk menerima dan meninjau langsung laporan revitalisasi cagar budaya tersebut. Dalam agenda itu, Fadli Zon bersama rombongan meninjau hasil revitalisasi yang telah dilaksanakan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI Jawa Timur.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Probolinggo Muhammad Haris, Wakil Bupati Lora Fahmi AHZ, jajaran Forkopimda Kabupaten Probolinggo, serta tokoh organisasi kebudayaan dan kepercayaan setempat. Pemerintah berharap revitalisasi Candi Jabung tidak hanya menjaga keaslian cagar budaya, tetapi juga memperkuat fungsi edukasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Penulis: Adi Purnomo Suharno
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id