Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
08 Februari 2026 | 14:29 WIB
Nasional

Kabar Baik! Sertifikasi Guru Madrasah Jatim Dipercepat, Gaji Bakal Naik Drastis

IMG 20260208
Ilustrasi Guru Madrasah (Foto: Kompas).

 

SURABAYA (SURAU.ID) – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 92.664 guru madrasah telah mengantongi sertifikat pendidik. Pemerintah terus mempercepat program sertifikasi tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan guru, baik di madrasah negeri maupun swasta.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jawa Timur, Sugiyo, menjelaskan guru madrasah negeri menerima gaji beserta tunjangan setara gaji pokok. Adapun guru madrasah swasta yang telah bersertifikasi memperoleh tunjangan Rp1,5 juta, yang kemudian meningkat menjadi Rp2 juta setelah melalui proses inpassing atau penyetaraan.

“Guru swasta yang sudah bersertifikasi dan telah menjalani inpassing, semula menerima Rp1,5 juta, kemudian ditambah pemerintah sebesar Rp500 ribu sehingga menjadi Rp2 juta. Dana tersebut sudah dicairkan,” ujar Sugiyo.

Bagi guru madrasah swasta yang belum memperoleh tunjangan sertifikasi, besaran bantuan masih menyesuaikan kemampuan yayasan, yakni berkisar Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per bulan.

100 Ribu Guru Belum Bersertifikat

Total guru madrasah di Jawa Timur tercatat mencapai 202.506 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 109.842 guru belum mengikuti sertifikasi. Pada 2025, Kemenag melakukan efisiensi biaya sertifikasi dari sekitar Rp5 juta menjadi Rp800 ribu per guru, sehingga mampu meluluskan 19.879 guru dalam program tersebut.

Sugiyo menegaskan percepatan sertifikasi menjadi komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan guru madrasah, meski pelaksanaannya tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan negara.

“Sertifikasi akan terus diupayakan untuk seluruh guru, tetapi harus disesuaikan dengan kondisi keuangan bersama Kementerian Keuangan,” katanya.

Ia menambahkan peningkatan kompetensi guru juga terus didorong seiring pelaksanaan sertifikasi guna menjaga mutu pendidikan peserta didik. Peran madrasah dinilai strategis dalam sistem pendidikan nasional, terlebih di Jawa Timur sekitar 98 persen madrasah berstatus swasta dan dibangun melalui swadaya masyarakat.

Secara nasional, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin menyebut Kemenag membina 1.157.050 guru yang terdiri atas 360.632 guru PNS dan 796.418 guru non-PNS, mencakup guru madrasah, pesantren, serta pendidikan agama lintas keyakinan.

“Hingga kini masih terdapat 497.893 guru yang belum mengikuti sertifikasi. Kami akan terus berikhtiar agar seluruhnya dapat mengikuti program sertifikasi,” ujarnya. (*)

Penulis: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id