Jakarta (Surau.ID) — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mulai menyiapkan pelayanan haji 1447 H/2026 M dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) menegaskan bahwa seluruh petugas harus mengutamakan pelayanan jamaah dibandingkan kepentingan ibadah pribadi selama bertugas di Tanah Suci.
Dilansir Nu Online, pernyataan tersebut disampaikan Gus Irfan saat membuka secara resmi Diklat PPIH Arab Saudi di Gedung Serba Guna 2 Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Ahad (11/1/2026). Kegiatan diklat sendiri telah dimulai sejak Sabtu (10/1/2026) dengan agenda registrasi peserta.
“Jika pada satu saat ada pilihan apakah harus menjalankan ritual haji atau harus melayani jamaah? Sudah jelas pilihannya melayani jamaah,” ujar Gus Irfan.
Ia mencontohkan situasi ketika petugas berniat melaksanakan salat di Masjidil Haram, namun pada waktu yang sama ada jamaah yang membutuhkan pertolongan. Dalam kondisi tersebut, Gus Irfan meminta petugas mendahulukan tugas pelayanan karena itulah mandat utama kehadiran mereka di Arab Saudi.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Puji Raharjo menyampaikan bahwa Diklat PPIH Arab Saudi 1447 H/2026 M diikuti oleh 1.636 peserta dari seluruh Indonesia. Para peserta akan mengemban tugas pelayanan jamaah di berbagai wilayah kerja di Arab Saudi.
Puji menjelaskan, Kemenhaj akan menempatkan para petugas di Daerah Kerja Makkah, Daerah Kerja Madinah, Daerah Kerja Bandara, serta sejumlah sektor dan layanan lain sesuai kebutuhan operasional penyelenggaraan ibadah haji.
“Diklat pada kesempatan pagi hari ini dipersiapkan untuk menampung sejumlah 1.636,” katanya.
Kemenhaj menjadwalkan Diklat PPIH Arab Saudi berlangsung hingga 30 Januari 2026. Selama pelatihan, para peserta akan menerima pembekalan teori dan praktik pelayanan jamaah haji, baik melalui kegiatan di dalam ruangan maupun simulasi lapangan.
Selain itu, Kemenhaj juga telah menyusun rencana perjalanan ibadah haji 1447 H/2026 M. Jamaah haji dijadwalkan mulai masuk asrama haji pada 21 April 2026, sementara kloter pertama akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 22 April 2026.