BONDOWOSO (Surau.ID) – Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, menegaskan arah pembangunan daerah berbasis ekonomi inklusif dan daya saing global dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 di Pendopo Bupati Bondowoso, Senin (30/3/2026).
Forum yang diikuti 135 peserta dari unsur Forkopimda, perangkat daerah, hingga tokoh masyarakat ini menjadi tahap penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan tahun anggaran 2027.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan pembangunan yang tangguh dan berkelanjutan.
“Kita berkomitmen mewujudkan Bondowoso yang tangguh, unggul, berdaya saing global, dan berbudaya dalam bingkai keimanan dan ketakwaan,” ujarnya.
Ia juga memaparkan capaian penurunan angka kemiskinan menjadi 12,20 persen atau sekitar 96,71 ribu jiwa. Ke depan, pemerintah daerah menargetkan penguatan enam tujuan dan 20 sasaran makro, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, tata kelola pemerintahan, serta pengembangan investasi dan pariwisata.
Ketua DPRD Bondowoso, Ahmad Dhafir, menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam merumuskan kebijakan pembangunan.
“DPRD dan Pemerintah Daerah bekerja sebagai mitra sejajar sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014. Kami memastikan setiap aspirasi warga diterjemahkan ke dalam kebijakan yang nyata dan membawa berkah bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bappeda Bondowoso, Anisatul Hamidah, menjelaskan Musrenbang RKPD merupakan puncak dari proses perencanaan partisipatif yang dimulai dari tingkat desa hingga kecamatan.
“Tujuan utama kami adalah menyelaraskan usulan dari akar rumput dengan kebijakan daerah. Fokus kita jelas: infrastruktur berbasis kebutuhan rakyat, penguatan ekonomi inklusif, dan efektivitas anggaran tahun 2027,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh usulan telah disinkronkan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
Hasil Musrenbang ini selanjutnya akan dirumuskan menjadi rancangan akhir RKPD 2027, sebelum dibahas bersama DPRD dan ditetapkan sebagai peraturan daerah.