PAMEKASAN (Surau.ID) — Aparat kepolisian belum menyelidiki kasus tewasnya K (5), bocah yang diserang monyet peliharaan di Dusun Togur Laok, Desa Sotabar, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, pada Rabu (1/4/2026) siang.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih menunda proses penyelidikan karena keluarga korban belum melaporkan kejadian tersebut secara resmi.
Kapolsek Pasean AKP Gunarto menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu laporan dari keluarga korban, khususnya ayah korban yang saat ini masih dalam perjalanan dari Malaysia.
“Keluarga korban belum membuat laporan resmi, nunggu bapaknya dalam perjalanan dari Malaysia,” katanya.
Polisi juga belum memeriksa pemilik monyet yang merupakan tetangga korban. Hingga kini, petugas belum melakukan pemeriksaan terhadap pihak mana pun terkait insiden tersebut.
AKP Gunarto menjelaskan bahwa monyet peliharaan itu lepas setelah rantai pengikatnya putus. Namun, ia belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait dugaan kelalaian pemilik hewan tersebut.
“Masih belum, masih menunggu bapaknya datang dari Malaysia,” terangnya.
Ia menegaskan bahwa polisi baru akan mengambil langkah lanjutan setelah keluarga korban membuat laporan resmi. “Setelah kejadian, bisa langsung ke Humas Polres untuk beritanya,” ujarnya.
Sebelumnya, peristiwa tragis ini terjadi saat korban bermain bersama dua temannya, W (6) dan K (7). Monyet peliharaan milik tetangga tiba-tiba menyerang ketiga anak tersebut. Dua anak berhasil melarikan diri, sementara korban tidak sempat menyelamatkan diri.
Serangan tersebut menyebabkan korban mengalami luka serius di bagian lengan dan paha. Petugas medis kemudian menyatakan korban meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.