JAKARTA (Surau.ID) – Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin sepakat memperkuat kerja sama bilateral di bidang ekonomi, energi, antariksa, pertanian, industri, dan farmasi dalam pertemuan langsung di Moskow, Rusia, Senin (13/4/2026).
Prabowo menyampaikan apresiasi atas dukungan Rusia terhadap Indonesia, termasuk penerimaan cepat sebagai anggota BRICS dan kemajuan pesat kerja sama di berbagai sektor.
“Kami memandang bahwa Rusia telah berperan sangat positif dalam menghadapi kondisi geopolitik yang penuh ketidakpastian ini. Karena itu kami merasa sangat perlu untuk konsultasi bagaimana kita hadapi situasi ke depan,” kata Presiden.
“Terutama kalau bisa kita terus mempererat kerja sama terutama di bidang ekonomi dan energi,” kata Prabowo menambahkan.
Prabowo menyebut hampir semua bidang yang telah disepakati kedua negara menunjukkan kemajuan pesat, meski sejumlah sektor masih perlu dipercepat. Ia menegaskan akan menangani dan mengawasi sendiri isu-isu tersebut, khususnya yang berkaitan dengan hubungan moneter kedua negara.
Perdagangan Bilateral Naik 12,5 Persen
Di sisi lain, Putin mengungkapkan kerja sama ekonomi dan perdagangan kedua negara tumbuh 12,5 persen pada tahun lalu. Meski ia mencatat adanya sedikit perlambatan pada awal tahun ini, Putin menyatakan optimistis pertumbuhan dapat kembali meningkat.
“Kami memberikan makna besar kepada komisi bersama antar pemerintah dan kami berharap bahwa dalam pertemuan hari ini, Yang Mulia, kita akan sempat mencari berbagai solusi untuk tetap meningkatkan kemitraan kedua negara kita,” ujar Putin.
Putin secara khusus menyoroti sektor energi, antariksa, pertanian, industri, dan farmasi sebagai pilar utama kerja sama ke depan. Ia juga menekankan bahwa keanggotaan Indonesia di BRICS membuka peluang baru yang lebih luas bagi hubungan bilateral kedua negara.