JAKARTA (Surau.ID) – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya menuntaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga selesai dan memastikan tidak akan mangkrak, Kamis (30/04/2026). Pernyataan ini disampaikan di tengah keraguan sejumlah pihak terhadap keberlanjutan program tersebut.
“Saudara-saudara kita sudah menghasilkan MBG puluhan juta dan kita akan teruskan sampai selesai. Banyak kekurangan kita selesaikan. Banyak yang takut ini berhasil,” kata Prabowo saat groundbreaking proyek hilirisasi strategis.
Ia menyebut program MBG telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat dengan distribusi lima kali dalam sepekan. Program ini juga menyasar kelompok rentan seperti ibu hamil dan lanjut usia.
“Di mana ada negara bisa memberi makan lebih dari 60 juta orang, lima kali seminggu, yang ibu-ibu hamil diantar makan, orang-orang tua, lansia yang tidak berdaya diantar makan. Kasih lihat di mana, negara mana,” tutur Prabowo.
Prabowo menilai dampak program ini mulai dirasakan di sektor pertanian. Ia menyebut hasil panen petani kini lebih terserap dan tidak lagi bergantung pada tengkulak.
“Kita sudah merasakan manfaatnya. Petani-petani yang tadinya hasil panennya tidak terbeli. Begitu dia panen mangga, mangganya tidak diambil, puso, rusak di kebun. Panennya tidak diserap. Tengkulak datang banting harga,” paparnya.
Ia menambahkan, sejumlah negara mulai menunjukkan ketertarikan untuk mempelajari program MBG di Indonesia. Menurutnya, meski ada negara besar seperti China yang telah lebih dahulu menjalankan program serupa, Indonesia dinilai mampu mengimplementasikannya dalam skala besar.