PROBOLINGGO (Surau.ID) – Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahasurya Jawa Timur memperingati hari jadinya yang ke-62 dengan menggelar kegiatan di Aula I Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Kabupaten Probolinggo, Selasa (02/06/2026). Momentum tersebut dimanfaatkan untuk meneguhkan komitmen bela negara sekaligus memperkuat pembinaan karakter kepemimpinan generasi muda.
Peringatan HUT Menwa Mahasurya diikuti ratusan anggota Menwa dari sekitar 70 perguruan tinggi di Jawa Timur. Kegiatan juga dihadiri unsur Muspida, Muspika Kabupaten Probolinggo, serta perwakilan pimpinan perguruan tinggi dari berbagai daerah.
Komandan Menwa Mahasurya Jawa Timur, Dr. Utung Lasiyono, S.E., M.Si., mengatakan organisasi Menwa terus mengalami penguatan dari sisi regulasi maupun pola pembinaan. Menurutnya, keterlibatan berbagai kementerian, termasuk Kementerian Pemuda dan Olahraga, menjadi langkah positif dalam memperkuat peran Menwa di lingkungan perguruan tinggi.
“Menwa bukan sekadar organisasi kemahasiswaan biasa. Ini adalah kawah candradimuka bagi pengalaman kepemimpinan, kaderisasi, dan bela negara. Kami ingin menyiapkan generasi muda yang memiliki semangat pengabdian, nasionalisme tinggi, serta kepedulian mendalam terhadap berbagai persoalan kebangsaan,” tegas Dr. Utung.
Ia menambahkan, Menwa memiliki peran strategis dalam membentuk mahasiswa yang disiplin, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.
Universitas Nurul Jadid sebagai tuan rumah menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Kepala Staf Pimpinan Universitas Nurul Jadid, Dr. Bahrul Ulum, yang mewakili Rektor UNUJA, menilai Menwa menjadi salah satu wadah penting dalam pembentukan karakter mahasiswa.
Menurutnya, nilai disiplin, kepemimpinan, dan semangat pengabdian yang ditanamkan dalam Menwa menjadi modal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan masa depan.
“Semoga Menwa terus maju, profesional, dan tetap konsisten menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai bela negara,” harap Dr. Bahrul Ulum.
Selain seremoni peringatan hari jadi, panitia juga menghadirkan pembekalan mengenai wawasan kemaritiman dan penanggulangan kebencanaan. Materi tersebut disampaikan oleh personel Pos TNI AL Paiton sebagai upaya meningkatkan kapasitas anggota Menwa dalam menghadapi berbagai kondisi darurat.
Puncak kegiatan ditandai dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan bangsa Indonesia. Suasana kebersamaan dan solidaritas antaranggota Menwa dari berbagai perguruan tinggi mewarnai seluruh rangkaian acara.
Melalui peringatan HUT ke-62 ini, Menwa Mahasurya Jawa Timur berharap dapat terus memperkuat sinergi antaranggota sekaligus meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan negara. Semangat bela negara yang diusung diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui kompetensi, pengabdian, dan kepedulian terhadap sesama.