Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
06 Mei 2026 | 17:56 WIB
Daerah

Aksi Pencurian WNA di Bogor, Gunakan Topeng Lionel Messi untuk Kelabui CCTV

Polres Bogor
Konferensi pers mengungkap sindikat pencurian berskala internasional di Bogor Selatan. {Foto: mediahub.Polri}

 

BOGOR (Surau.ID) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bogor Kota berhasil mengungkap sindikat pencurian dengan pemberatan berskala internasional yang menyasar kawasan perumahan elit Rancamaya, Bogor Selatan. Polisi berhasil mengamankan dua pelaku berkebangsaan Tiongkok tersebut pada Rabu (6/5/2026).

Kasus ini mencuat setelah korban melaporkan perampokan di sebuah rumah mewah dengan total kerugian mencapai sekitar Rp1 miliar. Para pelaku menggasak berbagai barang berharga, mulai dari perhiasan, koleksi jam tangan mewah, hingga aset bernilai tinggi lainnya.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Aji Riznaldi, menjelaskan bahwa sindikat tersebut terdiri dari empat orang warga negara asing (WNA). Ia mengungkapkan bahwa para pelaku memang datang ke Indonesia dengan tujuan melakukan kejahatan setelah lebih dulu melakukan riset terhadap target.

“Para pelaku melakukan pengamatan di Jakarta, Depok, hingga Bogor sebelum menentukan target. Saat beraksi, mereka menyewa kendaraan dan menggunakan topeng bergambar pesepak bola dunia Lionel Messi untuk menyamarkan identitas agar tidak terdeteksi CCTV,” ujar Kasat Reskrim

Polisi menduga jaringan ini merupakan bagian dari sindikat kejahatan lintas negara. Para pelaku berencana membawa hasil curian ke luar negeri untuk disalurkan melalui jaringan penadah internasional.

Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Bogor, Danil Rachman, menambahkan bahwa aparat sempat mendeteksi upaya pelarian para pelaku melalui Bandara Ngurah Rai, Bali. Namun, koordinasi cepat antarinstansi berhasil menggagalkan upaya tersebut.

“Pergerakan mereka sempat terdeteksi saat hendak keluar Indonesia. Akhirnya dua pelaku berhasil diamankan saat mereka terpantau kembali masuk ke wilayah Indonesia,” jelasnya

Saat ini, polisi masih memburu dua pelaku lain yang berhasil melarikan diri. Aparat telah menetapkan keduanya sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dan tengah berkoordinasi dengan Interpol untuk menerbitkan status buronan internasional.

Polresta Bogor Kota bersama pihak Imigrasi terus mengembangkan penyidikan guna membongkar jaringan yang lebih luas. Aparat juga mengimbau pengelola kawasan perumahan elit agar meningkatkan sistem keamanan untuk mengantisipasi kejahatan lintas negara yang semakin terorganisir.

Sindikat Internasional Gunakan Modus Penyamaran Unik

Polisi mengungkap bahwa sindikat ini menggunakan modus operandi yang terencana dan unik untuk menghindari deteksi. Selain melakukan survei di beberapa kota besar, para pelaku juga memanfaatkan teknologi sederhana seperti penyamaran wajah menggunakan topeng bergambar tokoh terkenal (Lionel Messi). Strategi ini mereka gunakan untuk mengelabui kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa sindikat ini tidak hanya mengandalkan keberanian, tetapi juga perencanaan matang dan koordinasi lintas negara. Oleh karena itu, aparat menilai kasus ini sebagai bagian dari kejahatan terorganisir internasional yang memerlukan kerja sama antarinstansi, termasuk dengan lembaga global seperti Interpol.

Penulis: Adi Purnomo Suharno
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id