Sumenep, Surau.ID — Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin puting beliung melanda Desa Payudan Dundang, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Madura. Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga serta satu pondok pesantren mengalami kerusakan.
Kapolsek Guluk-Guluk, AKP Akhmad Gandhi, menjelaskan bahwa angin kencang menyebabkan beberapa pohon tumbang dan merusak bagian bangunan warga di Dusun Masaran, mulai dari atap rumah, dapur, hingga kamar mandi. Dampak serupa juga dirasakan Pondok Pesantren Babussalam, yang atap bangunannya mengalami kerusakan akibat terjangan angin.
Dilansir dari beritajatim.com, Gandhi menuturkan, kerusakan yang ditimbulkan berada pada kategori ringan hingga sedang. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” terangnya.
Ia menambahkan, rumah warga yang terdampak seluruhnya berada di Dusun Masaran, di antaranya milik Dian Pak Arsam, Idi, Jubri, Habibah, dan Sanima. Total kerugian materi akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta.
Pasca kejadian, aparat kepolisian bersama anggota Koramil, perangkat desa, dan masyarakat setempat langsung melakukan kerja bakti membersihkan pohon tumbang yang sempat menghambat akses jalan serta memperbaiki bangunan yang rusak.
Saat ini kondisi wilayah dilaporkan telah kembali aman dan terkendali. Meski demikian, pihak kepolisian mengimbau warga agar tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem dan segera melaporkan apabila terjadi kejadian serupa.