SURABAYA (Surau.ID) – Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur bersama DPRD Jatim dan DPRD Kota Surabaya menggelar Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas bagi 100 pengemudi ojek online (ojol) di Surabaya pada Jumat (25/9/2026) sore.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan konvoi keselamatan, penyerahan helm berstandar SNI, serta pembagian sembako ini bertujuan menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Edukasi ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan para pengemudi bahwa keselamatan jiwa jauh lebih utama dibandingkan sekadar mengejar target pesanan.
Faktor Manusia Dominasi Angka Kecelakaan
Anggota Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Wahyudin, memaparkan data kepolisian tahun 2025 yang mencatat sekitar 158 ribu kasus kecelakaan dengan korban jiwa mencapai 24 ribu orang.
Ia menegaskan bahwa kelalaian manusia (human factor) berkontribusi hingga 60-80 persen terhadap kecelakaan, termasuk akibat kelelahan, mengemudi melawan arus, dan penggunaan ponsel.
Sinergi Kolaboratif Perlindungan Pekerja Jalanan
Upaya perlindungan pengemudi ojol yang menjadi tulang punggung keluarga ini mendapat apresiasi dari jajaran legislatif.
“Ini sangat luar biasa sekali karena kami meyakini dalam menjaga kondusivitas, keselamatan, dan kenyamanan di jalan membutuhkan kolaborasi semua pihak,” ujar Anggota Komisi E DPRD Jatim, Cahyo Harjo Prakoso.
Kampanye ini diharapkan mampu membentuk kedisiplinan dan budaya tertib berlalu lintas secara berkelanjutan demi keselamatan bersama di jalan raya.