JAKARTA (Surau.ID) – Pimpinan Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama mempromosikan produk UMKM kader dalam ajang Indonesia Sharia Economic Festival 2026 di Jakarta guna memperluas jangkauan pasar hingga tingkat internasional, Jumat (16/10/2026).
Melalui kolaborasi bersama Bank Indonesia, organisasi perempuan muda NU ini memamerkan beragam produk unggulan modest fashion serta kuliner halal. Langkah strategis ini diharapkan mampu membuka peluang pasar baru.
Pameran bertajuk akselerasi ekonomi syariah tersebut menjadi wadah efektif bagi para kader dari berbagai daerah. Kegiatan ini mempertemukan produk daerah dengan calon pembeli potensial secara lebih luas.
Sinergi Promosi Produk Daerah
Pameran yang berlangsung pertengahan Oktober ini menampilkan ragam produk fesyen seperti gamis, tunik, dan aksesori. Selain itu, aneka makanan olahan khas daerah turut dipasarkan di area kuliner halal.
Inisiatif ini dirancang untuk mendata sekaligus mengangkat potensi usaha mikro kader. Pendataan dilakukan secara terintegrasi dengan pengurus wilayah di seluruh provinsi agar cakupan promosi semakin optimal.
Penguatan Legalitas dan Sertifikasi
Pengembangan UMKM kader kini difokuskan pada kelengkapan legalitas usaha serta sertifikasi halal. Pemenuhan Nomor Induk Berusaha dan standar kualitas menjadi syarat mutlak untuk membangun kepercayaan konsumen di pasar global.
“Harapannya, produk teman-teman ini dapat go nasional dan internasional,” ujar Ketua Bidang Ekonomi PP Fatayat NU, Hj Wafa Fatria Ummah.
Upaya pemberdayaan ekonomi perempuan ini mengintegrasikan kesiapan kualitas produk, kemasan menarik, dan perluasan jejaring pemasaran. Melalui semangat kebersamaan, UMKM kader optimistis mampu tumbuh mandiri dan berdaya saing tinggi.