Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
13 Maret 2026 | 21:38 WIB
Nasional

Forum Uskup Asia 2026 Akan Digelar di Jakarta, Pemerintah Beri Dukungan

Forum Uskup Asia
Foto: kemenag.go.id

 

Jakarta (Surau.ID) — Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan dukungan penuh pemerintah terhadap rencana Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan para uskup Asia yang akan digelar pada Juli 2026.

Dukungan itu ia sampaikan saat menerima audiensi Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Antonius Subianto Bunjamin, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Mengutip laman resmi Kemenag, dalam pertemuan tersebut, Antonius Subianto memaparkan rencana penyelenggaraan pertemuan para uskup Asia yang dijadwalkan berlangsung pada 20–26 Juli 2026 di Jakarta.

“Para peserta dijadwalkan tiba pada 20 Juli, kemudian acara pembukaan berlangsung pada 21 Juli dan penutupan pada 26 Juli di Gereja Katedral Jakarta,” ujar Antonius.

Ia menambahkan bahwa forum tersebut diperkirakan dihadiri sekitar 150 uskup dari berbagai negara di Asia, serta sejumlah perwakilan gereja dari kawasan lain.

“Diperkirakan sekitar 150 uskup dari berbagai negara di Asia akan hadir. Selain itu juga akan ada sejumlah tamu perwakilan dari Afrika, Eropa, Amerika, Australia, dan Oseania,” lanjutnya.

Setelah rangkaian acara selesai, panitia juga merencanakan kunjungan para peserta ke Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral Jakarta. Lokasi tersebut selama ini dikenal sebagai simbol dialog dan persaudaraan antarumat beragama di Indonesia.

Menanggapi rencana tersebut, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyambut baik dan menilai forum itu dapat memperkuat pesan perdamaian antarumat beragama di tingkat global.

“Tentu saja kami sangat menerima dan mendukung terlaksananya pertemuan ini. Bagaimanapun, kunjungan Paus Fransiskus pada 2024 lalu ke Masjid Istiqlal telah memberikan nuansa positif bagi persaudaraan antarumat beragama, kata Menag.

Menag juga menegaskan bahwa Kementerian Agama terus mendorong seluruh rumah ibadah di Indonesia untuk menyampaikan pesan yang menyejukkan dan memperkuat persatuan.

“Kami mendorong agar narasi yang disampaikan di rumah-rumah ibadah menyejukkan, mencerahkan, dan mencerdaskan, serta menguatkan persatuan bangsa. Tidak bermuatan ujaran kebencian maupun provokasi,” ujar Menag.

Audiensi tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kemenag, Suparman, dan Staf Khusus Menteri Agama, Ismail Cawidu, yang mendampingi Menag dalam pertemuan dengan pimpinan KWI.

“Pertemuan para uskup Asia di Jakarta diharapkan menjadi ajang penting yang menegaskan komitmen Indonesia sebagai ruang perjumpaan yang damai bagi masyarakat dunia,” harap Nasaruddin Umar.

Penulis: Adi Purnomo Suharno
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id