JEMBER, (Surau.ID) – Universitas Jember (UNEJ) resmi mengakhiri rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 melalui Inaugurasi PKKMB UNEJ 2026 di Stadion UNEJ, Sabtu (15/8/2026). Ribuan mahasiswa baru yang disebut Aruna dari Kampus Jember, Bondowoso, Lumajang, dan Pasuruan larut dalam suasana penuh kegembiraan.
Sejak pagi, kemeriahan sudah terasa. Para Aruna mengikuti koreografi kolosal papermob di lapangan Stadion UNEJ. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan jalan sehat menyusuri kawasan Kampus UNEJ Jember yang rindang, sekaligus diramaikan dengan pembagian dan pengundian berbagai doorprize.
Suasana semakin semarak saat acara memasuki panggung hiburan. Sejumlah musisi dan kelompok seni tampil menghibur para mahasiswa baru, di antaranya Dudy Oris, mantan vokalis Yovie & Nuno, Sisi Kitaa, dan The Tendos Band. Pertunjukan seni budaya serta kreativitas mahasiswa dari sejumlah fakultas di lingkungan UNEJ turut melengkapi rangkaian acara.
Puncak kemeriahan terjadi ketika Dudy Oris naik ke atas panggung. Kehadiran penyanyi tersebut sontak mengundang antusiasme para Aruna yang sejak awal telah menantikan penampilannya.
Salah satunya Hammam Nashirudin, mahasiswa Program Studi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian UNEJ. Bersama rekannya, Ahmad Tsaqif Maulana Fauzan, mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional FISIP UNEJ, Hammam rela menunggu cukup lama demi menyaksikan penampilan sang musisi.
“Saya sangat excited menunggu sampai rela duduk di atas rumput,” kata Hammam.
Menurut Hammam, penampilan Dudy Oris menjadi salah satu momen paling berkesan selama rangkaian inaugurasi. Lagu “Aku yang Jatuh Cinta” menjadi salah satu lagu yang paling dinantikannya.
Antusiasme mahasiswa baru semakin membuncah ketika Dudy Oris mulai membawakan sejumlah lagu. Para Aruna dari berbagai fakultas tampak merapat ke area panggung dan bernyanyi bersama.
“Iya sih, jujur suasana pecah banget waktu Dudy Oris datang. Sampai banyak yang rela dekat dengan panggung untuk menyaksikannya,” ujarnya.
Teriknya cuaca tidak menyurutkan semangat mahasiswa baru. Mereka tetap bernyanyi dan menikmati penampilan hingga penghujung acara. Lagu “Sampai Akhir Waktu Nanti” dan “Manusia Biasa” menjadi beberapa lagu yang dinilai Hammam paling mampu menghidupkan suasana Stadion UNEJ.
Bagi Hammam, momen bernyanyi bersama tersebut menjadi gambaran kuat tentang kebersamaan mahasiswa baru UNEJ. Aruna dari berbagai fakultas dan kampus daerah tampak melebur tanpa sekat dalam satu suasana perayaan.
“Kami sangat senang Universitas Jember bisa menghadirkan Dudy Oris tahun ini. Semua mahasiswa juga terlihat sangat menikmati dan senang menyanyi bersama,” tuturnya.
Lebih dari sekadar hiburan, kehadiran Dudy Oris turut menjadi bagian dari pengalaman berkesan mahasiswa baru dalam mengawali perjalanan akademik mereka di UNEJ. Panggung inaugurasi menjadi ruang bagi para Aruna untuk membangun kedekatan dan rasa kebersamaan setelah menjalani rangkaian PKKMB yang cukup padat.
Rektor Universitas Jember menyampaikan bahwa Inaugurasi PKKMB tidak semata-mata merupakan seremoni penutup. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan integrasi mahasiswa dari kampus pusat maupun kampus daerah, sekaligus menjadi fondasi awal sebelum mereka memasuki kehidupan akademik yang kolaboratif dan adaptif.
Dengan berakhirnya inaugurasi, rangkaian PKKMB UNEJ 2026 resmi ditutup. Para mahasiswa baru kini bersiap memasuki tahap baru sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Jember.
Semangat kebersamaan yang terbangun selama PKKMB diharapkan tidak berhenti di panggung inaugurasi. Para Aruna ditantang untuk melanjutkan langkah dengan membangun prestasi, memperluas pengalaman, mengembangkan kreativitas, serta berkontribusi bagi kampus dan masyarakat.