JOMBANG (Surau.ID) – PAC IPNU-IPPNU Peterongan menggelar PETIR CUP 2026 di Jombang, Minggu (4/10/2026), untuk menyambut Hari Santri Nasional sekaligus membidik bakat kader muda.
Ajang olahraga dan seni ini menjadi ruang kaderisasi nonformal bagi pelajar. Kompetisi mencakup futsal, bulu tangkis, Mobile Legends, MTQ, tari kreasi, hingga pembuatan konten.
Pendekatan minat dan bakat dipilih agar organisasi lebih inklusif menjangkau generasi muda. Momen ini dimanfaatkan untuk membangun kedekatan positif di luar jalur kaderisasi formal.
Pengembangan Potensi Dan Pembinaan Kader
Peserta yang menonjol akan dipetakan sesuai bidang minatnya untuk diarahkan ke komunitas khusus. Pembinaan lanjutan disiapkan melalui latihan rutin, lokakarya, hingga pendampingan berkelanjutan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari revitalisasi organisasi dalam tata kelola administrasi digital. Sinergi kaderisasi formal dan nonformal menguatkan peran pimpinan ranting serta komisariat.
Pendekatan Inklusif Berbasis Kreativitas
Tema “Bergerak, Berkarya, Berdampak” diusung untuk memberikan pesan keberlanjutan bagi peserta. “PETIR CUP bukan sekadar berebut piala, melainkan pintu masuk regenerasi kader,” ujar Dwi Sefty Anggraini, Ketua PAC IPPNU Peterongan.
Rangkaian acara berlangsung dua tahap, yakni 26–27 September dan 3–4 Oktober 2026. Kompetisi ini diharapkan menjadi ekosistem pembinaan bakat pelajar secara konsisten.
Wadah kreativitas pemuda adalah fondasi utama mencetak generasi pemimpin yang berdaya saing.