PROBOLINGGO (Surau.ID) – Kasus hilangnya sepeda motor milik seorang pemilik tenant di area parkir Semipro 2026 Stadion Bayuangga akhirnya menemui titik terang melalui kesepakatan damai pada Selasa, 22 Juli 2026.
Permasalahan yang sempat bergulir pasca raibnya motor Honda Vario 125 bernopol N 6953 SK milik Novita Indra Rukmana (31) pada Jumat malam, 10 Juli 2026 tersebut resmi diselesaikan secara kekeluargaan.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo menyalurkan bantuan kerohanian senilai Rp3 juta kepada korban sebagai bentuk penyelesaian tanggung jawab atas insiden yang merugikan korban hingga sekitar Rp14 juta tersebut.
Penyelesaian Secara Kekeluargaan
Kedua belah pihak sepakat menempuh jalur damai setelah melakukan komunikasi intensif di Kantor Dishub Kota Probolinggo, di mana korban mendatangi kantor instansi tersebut untuk menerima langsung bantuan yang diberikan.
“Permasalahan ini kami sepakati untuk diselesaikan secara kekeluargaan,” ujar Partono, Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Kota Probolinggo.
Sebagai bagian dari prosedur kesepakatan tertulis, pihak Dishub untuk sementara waktu akan mengamankan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) beserta kunci kontak milik korban hingga kendaraannya berhasil ditemukan.
Komitmen Dan Harapan Korban
Sekretaris Dishub Kota Probolinggo, Muhammad Dahroji, menjelaskan bahwa jika di kemudian hari sepeda motor tersebut berhasil ditemukan, kendaraan beserta seluruh kelengkapannya akan langsung dikembalikan kepada korban.
“BPKB dan kunci kontak sementara kami amankan selama kendaraan masih belum ditemukan,” katanya. Sebaliknya, korban juga berkewajiban mengembalikan dana sumbangan kerohanian yang telah diterima apabila kendaraannya nanti sudah ditemukan kembali.
Di sisi lain, Novita mengaku telah menandatangani surat pernyataan damai tersebut meski tetap menyimpan harapan besar agar motor kesayangannya bisa segera ditemukan aparat. “Ya bagaimana lagi, daripada saya tidak mendapat apa-apa. Tapi, saya tetap berharap motor itu bisa ditemukan,” ungkap warga Kelurahan Kebonsari Kulon itu pasrah namun tetap optimistis.