JOMBANG (Surau.ID) — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menggelar proses pemilihan Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu malam (29/8/2026).
Agenda krusial organisasi keagamaan terbesar di Indonesia ini mendapat pengamanan ketat dari Satuan Inspeksi Tanggap Pengamanan (Sigap) Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Puluhan personel dikerahkan di sekitar lokasi untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan aman.
Para personel pengamanan di lapangan menunjukkan dedikasi tinggi mengawal jalannya sidang perhelatan tertinggi Nahdlatul Ulama tersebut.
Muhammad Ansori, salah satu anggota tim Sigap Bahrul Ulum, mengungkapkan antusiasmenya saat bertugas di area lokasi pemilihan.
Menurutnya, tugas ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk penghormatan tertinggi kepada para ulama.
”Kami sangat bersemangat dan antusias menjalankan tugas pengamanan malam ini. Ini adalah bentuk tanggung jawab dan pengabdian kami untuk menjaga kenyamanan serta keselamatan para kiai dan masayayikh NU yang hadir di Bahrul Ulum,” ujarnya.
Senada dengan Ansori, anggota tim Sigap lainnya, Wahyudi, menegaskan komitmen pengamanan ketat demi kelancaran Muktamar.
Ia ingin memastikan seluruh proses pemilihan Ketua Umum PBNU berjalan dengan khidmat, aman, dan kondusif.
“Penjagaan kami fokuskan pada alur masuk-keluar ruang sidang utama serta area sekitar GSG agar para tamu undangan dan kiai dapat mengikuti seluruh tahapan Muktamar dengan tenang,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di arena Muktamar ke-35 NU di Kompleks Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas terpantau aman dan kondusif dengan penjagaan ketat dari tim Sigap yang bersinergi dengan aparat keamanan terkait.