Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
28 Juli 2026 | 17:48 WIB
Nasional

Kemenkop Revitalisasi Tugu Koperasi Tasikmalaya, Siapkan Jadi Cagar Budaya Nasional

Ferry Juliantono
Revitalisasi Kawasan Tugu Koperasi dan Gedung Kongres Koperasi 1947 di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. {Foto: Kemenkop}

 

Tasikmalaya (Surau.ID) – Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi mencanangkan revitalisasi Kawasan Tugu Koperasi dan Gedung Kongres Koperasi 1947 di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Minggu (26/7/2027). Kemenkop menggandeng Kementerian Kebudayaan (Kemenbud), Dewan Koperasi Nasional (Dekopin), serta Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk menghidupkan kembali kawasan bersejarah tersebut sekaligus mendorong penetapannya sebagai cagar budaya nasional.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan, pencanangan revitalisasi menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79. Menurutnya, kawasan bersejarah itu tidak hanya akan dipugar, tetapi juga dikembangkan menjadi ruang publik yang memiliki nilai budaya, ekonomi, dan edukasi bagi masyarakat.

“Kita berharap, Kawasan Tugu Koperasi dapat menjadi ikon baru di Kota Tasikmalaya, sekaligus menjadi landmark serta ruang publik bagi masyarakat, khususnya anak-anak muda, Gen Z, dan milenial,” kata Menkop Ferry Juliantono.

Pencanangan tersebut turut dihadiri Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Provinsi Jawa Barat Yuke Mauliani Septina, Wakil Wali Kota Banjar Supriana, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya Laura Rulida Eka Sari, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim, Ketua Harian Dekopin Priskhianto, serta Ketua Pusat Koperasi Kota/Kabupaten Tasikmalaya (PKKT) Agus Rudianto.

Revitalisasi Bangkitkan Gerakan Koperasi

Ferry menegaskan revitalisasi tidak berhenti pada pembangunan fisik kawasan. Pemerintah ingin mengembalikan fungsi Tugu Koperasi sebagai simbol lahirnya gerakan koperasi Indonesia sekaligus sebagai ruang yang mampu menggerakkan ekonomi rakyat.

“Kami dari Kemenkop bersama Kemenbud dan seluruh pihak, termasuk Pemerintah Kota Tasikmalaya serta Provinsi Jawa Barat, akan menjadikan tempat ini bukan hanya situs bersejarah, tetapi juga titik awal gerakan koperasi dan kebangkitan ekonomi rakyat, sejalan dengan cita-cita besar Presiden agar koperasi menjadi badan usaha yang memberikan andil bagi perekonomian nasional,” kata Menkop.

Untuk mewujudkan revitalisasi tersebut, Kemenkop akan melibatkan berbagai pihak, termasuk sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) serta gerakan koperasi nasional dalam penggalangan dana pembangunan.

“Kami dari Kemenkop dan Gerakan Koperasi bersama Dekopin akan menggalang dana dari seluruh koperasi untuk membantu pembangunan fisik dan mengoptimalkan bangunan ini agar kembali menjadi pusat pembangunan ekonomi rakyat,” ujarnya.

Ferry berharap kawasan itu nantinya menjadi ruang edukasi sekaligus ruang publik yang aktif dimanfaatkan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan revitalisasi tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan, tetapi juga dari aktivitas yang terus tumbuh di dalam kawasan tersebut.

Menuju Cagar Budaya Nasional

Selain merevitalisasi kawasan, pemerintah juga mempercepat proses penetapan Kawasan Tugu Koperasi sebagai cagar budaya nasional. Ferry mengungkapkan Pemerintah Kota Tasikmalaya telah menetapkan kawasan tersebut sebagai cagar budaya daerah dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah memberikan persetujuan.

“Saat ini sudah diputuskan Pemkot Tasikmalaya dan disetujui Pemprov Jawa Barat, dan oleh Menteri Kebudayaan secara nasional akan ditetapkan sebagai cagar budaya,” ucapnya.

Ferry menambahkan, pemerintah pada era Presiden Prabowo Subianto menjadikan koperasi sebagai salah satu pilar utama pembangunan ekonomi nasional. Salah satu wujud komitmen tersebut ialah penguatan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

“Presiden berkeinginan melakukan transformasi ekonomi bangsa dengan meletakkan kembali dasar-dasar ekonomi sesuai konstitusi, sehingga tidak melenceng ke arah sistem yang terlalu liberal dan kapitalistik, yaitu melalui koperasi,” kata Menkop.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyambut baik langkah revitalisasi tersebut. Menurutnya, Kawasan Tugu Koperasi merupakan titik penting sejarah lahirnya gerakan koperasi Indonesia yang harus dijaga sebagai warisan budaya yang hidup.

“Ini adalah titik nol bagi gerakan koperasi di masa kemerdekaan. Kita harap dengan pencanangan ini kita bisa melakukan revitalisasi dari sisi fisik, dan yang lebih penting menjadikan tempat ini sebagai living heritage atau situs budaya yang hidup, karena dari sinilah semangat koperasi tumbuh dan berkembang,” kata Fadli Zon.

Ia juga mengapresiasi keberadaan dua koperasi peserta Kongres Koperasi Pertama yang masih bertahan hingga sekarang. Menurutnya, kondisi tersebut membuktikan koperasi tetap relevan sebagai penggerak ekonomi rakyat.

“Pada tahun ini, Kawasan Tugu Koperasi akan kami tetapkan sebagai situs cagar budaya nasional,” ulasnya.

Harapan untuk Ekonomi Kerakyatan

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan berharap seluruh komitmen yang telah disepakati tidak berhenti pada seremoni pencanangan. Ia ingin revitalisasi segera terealisasi sehingga kawasan bersejarah itu mampu menghidupkan kembali semangat ekonomi kerakyatan di Tasikmalaya.

“Dengan begitu, Kota Tasikmalaya akan semakin dikenal masyarakat luas sebagai tempat lahirnya cikal bakal perjuangan kebangkitan koperasi,” ucapnya.

Senada dengan itu, Ketua PKKT Agus Rudianto mengaku terharu atas dukungan Kemenkop, Kemenbud, dan Dekopin terhadap revitalisasi kawasan tersebut. Menurutnya, program itu menjadi bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap gerakan koperasi.

“Revitalisasi bukan sekadar memperbaiki fisik, tetapi menyalakan kembali ruh, spirit, dan marwah koperasi. Apresiasi kami berikan kepada semua pihak yang berjuang agar kawasan ini ditetapkan sebagai cagar budaya nasional,” ujarnya.

Penulis: Adi Purnomo Suharno
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id