PASURUAN (Surau.ID) – Bupati Pasuruan H. Mochamad Rusdi Sutejo, S.M. berkomitmen mendorong transformasi pelayanan publik dan pembangunan daerah. Sejak dilantik untuk periode 2025–2030, ia mengusung 33 program prioritas demi mewujudkan Kabupaten Pasuruan yang maju, sejahtera, dan berkeadilan.
Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui realisasi pelayanan Unit Gawat Darurat (UGD) 24 jam di seluruh 33 puskesmas sejak Maret 2026. Pemkab Pasuruan juga menghadirkan kebijakan ambulans dan mobil jenazah gratis untuk memperluas akses kesehatan masyarakat.
Atas berbagai inovasi sosial dan kesehatan ini, Pemkab Pasuruan berhasil meraih penghargaan Pemimpin Daerah Awards 2026 dari iNews Media Group pada Agustus 2026.
Pengembangan Pelayanan Publik Berbasis Digital
Selain sektor kesehatan, Pemkab Pasuruan membangun Command Center terintegrasi yang mulai beroperasi secara bertahap sejak Juni 2026. Fasilitas ini berfungsi sebagai pusat pemantauan, pengumpulan informasi, dan koordinasi lintas organisasi perangkat daerah.
Pengembangan konsep One Single Data juga terus didorong untuk mengintegrasikan data kependudukan dan bantuan sosial. Langkah ini diambil untuk memastikan pengambilan kebijakan pemerintah daerah dapat berjalan lebih tepat sasaran.
Capaian Indikator Makro Pembangunan Daerah
Transformasi pelayanan publik ini dibarengi dengan peningkatan berbagai indikator makro pembangunan daerah. Berdasarkan LKPJ Tahun Anggaran 2025, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pasuruan mencapai 5,66 persen, sementara angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 8,21 persen.
“Inovasi yang melibatkan masyarakat akan menghadirkan perubahan berkelanjutan bagi kemajuan Kabupaten Pasuruan,” ujar Bupati Pasuruan, H. Mochamad Rusdi Sutejo, S.M.
Melalui konsistensi pelaksanaan 33 program prioritas, Pemkab Pasuruan optimistis mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup seluruh lapisan masyarakat.