Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
13 Mei 2026 | 19:26 WIB
Nasional

KPK Ingatkan Polisi di Jatim: Pelanggaran Kecil Bisa Jadi Korupsi Besar

KPK Latih Polisi Jatim
KPK melatih 239 personel kepolisian di wilayah Polda Jawa Timur, di Gedung Mahameru Polda Jawa Timur, Surabaya. {Foto: KPK}

 

SURABAYA (Surau.ID) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melatih 239 personel kepolisian di wilayah Polda Jawa Timur melalui Pelatihan Tata Nilai, Penguatan Integritas, dan Antikorupsi (PELATNAS) yang berlangsung pada 12–13 Mei 2026 di Gedung Mahameru Polda Jawa Timur, Surabaya.

Pelatihan ini menyasar jajaran strategis kepolisian, mulai dari Kepala Subdirektorat (Kasubdit), Kapolres, Wakapolres, Kepala Satuan (Kasat), hingga Kapolsek dan Wakapolsek se-Jawa Timur. KPK mendorong seluruh peserta memperkuat integritas dan membangun pola kepemimpinan yang berorientasi pada nilai-nilai antikorupsi.

Direktur Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi ACLC KPK, Yonathan Demme Tangdilintin, menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama yang wajib dimiliki aparat penegak hukum dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat.

“Para peserta merupakan wujud representasi institusi yang menentukan arah kebijakan, kualitas, dan kepercayaan masyarakat,” ujarnya mengutip KPK.

Yonathan juga mengingatkan pentingnya pengawasan internal di lingkungan kepolisian untuk mencegah munculnya perilaku menyimpang. Menurutnya, pembiaran terhadap pelanggaran kecil dapat memicu pelanggaran yang lebih besar apabila tidak segera ditangani.

Sementara itu, Direktur Pencegahan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri, Kombes Pol Bhakti Eri Nurmansyah, menekankan bahwa kepolisian harus menjaga pelayanan publik yang bersih dan bebas korupsi.

“Tantangan kita bukan hanya soal penegakan hukum semata, melainkan menyangkut bagaimana kita bersikap, berperilaku, dan memberikan pelayanan yang bebas korupsi,” ucap Bhakti.

Dalam pelatihan tersebut, KPK dan Polri membahas sejumlah materi strategis, antara lain Strategi Pemberantasan Korupsi, Strategi Pencegahan Korupsi Guna Mengawal Ketahanan Perekonomian Nasional, Konflik Kepentingan, Budaya Anti-Suap dan Anti-Gratifikasi, Internalisasi Integritas, pengenalan Kortastipidkor, hingga materi Menata Ulang Peran Polri di Ruang Publik yang Dinamis.

Selain itu, peserta juga menyusun rencana aksi sebagai langkah konkret penerapan nilai integritas di lingkungan kerja masing-masing.

“Mari kita bangun komitmen bersama dalam menjaga integritas dan jadilah agen perubahan di masing-masing satuan,” pungkas Yonathan.

Melalui pelatihan ini, KPK berharap jajaran kepolisian di Jawa Timur tidak hanya memahami pentingnya integritas secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam praktik penegakan hukum yang profesional, presisi, dan berkeadilan bagi masyarakat.

Penulis: Adi Purnomo Suharno
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id