BANDAR LAMPUNG (Surau.ID) – Pemerintah Provinsi Lampung menerima kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Malang untuk memperkuat sinergi serta berbagi pengalaman strategis terkait pengembangan kawasan industri dan peningkatan investasi daerah, Rabu (8/7/2026).
Pertemuan yang dipimpin Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela dan Bupati Malang Sanusi ini difokuskan pada penguatan konektivitas, tata ruang kawasan industri, serta strategi hilirisasi komoditas unggulan guna memacu pertumbuhan ekonomi antardaerah yang berkelanjutan.
Lampung memaparkan potensi strategisnya sebagai pintu gerbang Sumatera dengan dukungan infrastruktur logistik yang komprehensif. Sementara itu, Kabupaten Malang menaruh fokus besar pada pembelajaran ekosistem investasi dan pengelolaan sektor pariwisata yang inovatif sebagai modal pembangunan daerah.
Kolaborasi Strategis Antardaerah
Sinergi ini bertujuan membangun ekosistem investasi yang inklusif dengan memadukan keunggulan sumber daya alam dan kemudahan berusaha. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang stabil bagi dunia usaha di kedua wilayah.
Diskusi ini mencakup berbagai aspek krusial mulai dari penyiapan lahan, penyediaan utilitas, hingga kepastian hukum bagi investor. Pertukaran gagasan ini menjadi fondasi bagi rencana kerja sama konkret yang akan diimplementasikan ke depannya.
Mendorong Hilirisasi dan Kesejahteraan Masyarakat
Integrasi kawasan industri dengan dukungan infrastruktur yang memadai menjadi kunci utama daya saing daerah. Kedua belah pihak sepakat bahwa pengembangan sektor industri harus berdampak langsung pada peningkatan nilai tambah ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap diskusi hari ini tidak berhenti pada pertukaran informasi saja, tetapi juga dapat melahirkan kolaborasi yang konkret dalam pengembangan kawasan industri, peningkatan investasi, serta penguatan hilirisasi komoditas unggulan,” ujar Jihan Nurlela, Wakil Gubernur Lampung.
Pertemuan ini menjadi langkah nyata bagi pemerintah daerah dalam menjawab tantangan ekonomi global. Melalui integrasi kebijakan dan pembelajaran praktik terbaik, diharapkan Lampung maupun Malang mampu mengoptimalkan potensi lokal secara lebih profesional, efisien, dan berdaya saing tinggi.