BANDUNG (Surau.ID) – Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) PWNU Jawa Barat menyelenggarakan Workshop Layanan Konsultasi Keluarga yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Aula Gedung PWNU Jawa Barat, Kota Bandung, Sabtu (27/6/2026).
Kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan dari 22 Pengurus Cabang LKKNU se-Jawa Barat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader dalam memberikan layanan konsultasi keluarga serta menyamakan arah gerak organisasi dalam merespons persoalan keluarga yang semakin kompleks.
Workshop hasil kerja sama dengan LKK PBNU ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui penguatan konsep Keluarga Maslahah.
Sekretaris LKK PBNU sekaligus Komisioner KPAI, Ai Maryati Sholihah, menjelaskan bahwa Keluarga Maslahah bukan sekadar keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, tetapi juga mampu memberikan kemanfaatan bagi anggota keluarga, lingkungan, dan masyarakat luas.
Konsep ini dibangun atas nilai-nilai Islam, di antaranya:
Ai Maryati menyoroti pentingnya menjadikan keluarga sebagai ruang aman bagi tumbuh kembang anak, mengingat berbagai data menunjukkan pelaku kekerasan terhadap anak sering kali berasal dari lingkungan terdekat.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah dalam pola pengasuhan anak yang berbasis kasih sayang (rahmah). Orang tua juga diminta untuk tidak hanya mengawasi penggunaan teknologi, tetapi juga membangun komunikasi hangat dan menjadi teladan bagi anak dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi digital.
LKKNU PWNU Jawa Barat berharap kegiatan ini melahirkan konselor dan pendamping keluarga yang profesional serta berintegritas. Transfer keilmuan yang diberikan diharapkan dapat diteruskan hingga ke tingkat cabang dan masyarakat, sehingga layanan konsultasi keluarga dapat menjadi solusi nyata bagi masyarakat di Jawa Barat.