KEDIRI (Surau.ID) – Delegasi Ma’had Aly Lirboyo meraih predikat terbaik pertama dalam ajang Call for Paper konferensi internasional MU’TAMAD 2026 di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri pada Jumat (30/10/2026) malam.
Karya ilmiah karya Muhammad Atho’illah dan Aidzil Ma’ani tersebut mengulas hukum penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam penggalian fikih berbasis turats. Atas capaian ini, para pemenang berhak mendapatkan apresiasi berupa hadiah ibadah umrah.
Pengumuman pemenang disampaikan langsung oleh Direktur Ma’had Aly Ditjen Pesantren Kemenag RI Dr. H. Adib, M.Ag. Penetapan juara dilakukan melalui seleksi ketat oleh tim reviewer terhadap 670 abstrak yang masuk.
Persaingan Ketat dan Deretan Pemenang Terbaik
Sebanyak 310 naskah lolos seleksi awal hingga menghasilkan 200 panelis yang mempresentasikan makalahnya secara luring dan daring. Konferensi ini mempertemukan berbagai peneliti dari pesantren serta perguruan tinggi dalam dan luar negeri.
Posisi Best Paper II diraih oleh Ahmad Bugis Mabruri dari Pondok Pesantren Fadhlul Minallah. Sementara predikat Best Paper III disabet oleh tim peneliti asal Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia.
Tiga Rekomendasi Besar untuk Peradaban Dunia
Forum internasional ini melahirkan tiga klaster rekomendasi utama terkait pengembangan pendidikan pesantren dan isu global. Poin tersebut mencakup transformasi pendidikan, solusi krisis lingkungan, hingga kontribusi pesantren terhadap peradaban dunia.
“Kualitas paparan para panelis memperlihatkan kesiapan Ma’had Aly untuk sejajar dengan perguruan tinggi umum dan memiliki keunggulan keilmuan,” ujar Direktur Ma’had Aly Kemenag RI, Dr. H. Adib, M.Ag.
Capaian ini membuktikan bahwa khazanah keilmuan Islam klasik mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi modern secara relevan.