Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
28 April 2026 | 21:23 WIB
Nasional

May Day 2026, Buruh Transport Deklarasi Dukung Stabilitas BBM Era Prabowo

IMG 20260428 WA0146
Ratusan buruh transport mengikuti deklarasi May Day 2026 di Tanjung Priok, Jakarta, menegaskan dukungan terhadap stabilitas ekonomi dan kebijakan energi nasional (Foto: Ist).

 

JAKARTA (Surau.ID) — Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (F-SPTI) DKI Jakarta menggelar Forum Guyub dan Deklarasi Buruh Transportasi Indonesia dalam rangka menyambut Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, di Coffee Dua Hati, Tanjung Priok, Selasa (28/04/2026), dengan menegaskan dukungan terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait stabilitas ekonomi dan kesejahteraan buruh.

Kegiatan bertema “Stabilitas Ekonomi Nasional: BBM Aman, Buruh Sejahtera” ini dihadiri ratusan buruh transportasi, mulai dari tenaga kerja bongkar muat (TKBM) Pelabuhan Tanjung Priok, TKBM Sunda Kelapa, hingga para pengemudi transportasi.

Koordinator F-SPTI Jakarta Utara, Iwan, mengatakan forum ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus konsolidasi dukungan terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai berdampak langsung bagi pekerja sektor transportasi.

Ketua Umum F-SPTI DKI Jakarta, Ahmad Zulfikar, menilai stabilitas ekonomi, khususnya harga energi, menjadi faktor krusial bagi keberlangsungan hidup buruh.

“Hari ini kita berkumpul untuk melihat bagaimana keberpihakan Presiden Prabowo Subianto terhadap buruh di Indonesia, mulai dari pengesahan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) hingga rencana pengesahan UU Ketenagakerjaan. Presiden juga menjaga buruh lewat kestabilan harga BBM subsidi dan gas LPG 3 kg,” tegasnya.

Soroti Stabilitas Energi dan Perlindungan Buruh

Perwakilan Serikat Pekerja Maritim Indonesia (SPMI), Mul, menyebut buruh sebagai penggerak utama ekonomi nasional. Ia mengapresiasi langkah pemerintah dalam menjaga harga energi tetap terjangkau.

Pengamat kebijakan publik, Respiratori Saddam Al Jihad, menilai kebijakan Presiden Prabowo menunjukkan keberpihakan terhadap kelompok pekerja.

“Presiden Prabowo Subianto bisa dikatakan sebagai Presidennya Buruh. Komitmen anggaran hingga Rp 100 triliun untuk menjaga kestabilan harga BBM subsidi adalah bukti nyata. Selain itu, kebijakan stabilitas harga pangan dan beras menunjukkan keberpihakan total kepada rakyat,” ungkapnya.

Dalam sesi dialog, Ahmad Zulfikar menegaskan komitmen serikat untuk memberikan pendampingan hukum kepada anggota. Ia meminta buruh tidak ragu melaporkan pelanggaran hak.

“Serikat buruh hadir untuk memperjuangkan kepentingan anggota. Jika ada hak yang tidak dipenuhi, jangan ragu melapor, kami akan dampingi dan advokasi,” ujarnya.

Sebagai puncak acara, F-SPTI DKI Jakarta membacakan lima poin deklarasi sebagai sikap bersama buruh transportasi, yaitu:

  1. Menyatakan kesetiaan kepada bangsa dan komitmen menjaga urat nadi logistik serta mobilitas demi stabilitas ekonomi nasional.
  2. Mengapresiasi langkah pemerintah yang tidak menaikkan harga BBM bersubsidi dan gas LPG 3 kg guna menjaga daya beli buruh.
  3. Meminta pemerintah memastikan ketersediaan BBM yang aman dan terjangkau sebagai modal utama sektor transportasi.
  4. Menegaskan penguatan sinergi bersama kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong kebijakan pro-buruh dan pro-rakyat.
  5. Menjaga persatuan, menghindari perpecahan, serta mengedepankan semangat kebersamaan (guyub) demi kemajuan NKRI.

Deklarasi ini menegaskan posisi buruh transportasi sebagai bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus mendorong kesejahteraan pekerja.

Penulis: Nurul Yaqin
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id