Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
24 Mei 2026 | 22:33 WIB
Nasional

MBG Tembus 62,4 Juta Penerima, Libatkan 1,2 Juta Tenaga Kerja

IMG
Balita menikmati makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu titik layanan penerima manfaat (Foto: Surau.ID/Ist).

 

JAKARTA (Surau.ID) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah terus memperluas jangkauan penerima manfaat di berbagai daerah. Hingga Jumat (22/05/2026), jumlah penerima program tersebut tercatat mencapai 62.454.064 orang berdasarkan data Badan Gizi Nasional (BGN).

Peserta didik menjadi kelompok penerima terbesar dalam program itu. BGN mencatat sebanyak 48.350.393 siswa telah menerima manfaat MBG atau setara 76,1 persen dari total data induk peserta didik nasional yang mencapai 63.574.421 jiwa.

Selain siswa sekolah, program tersebut juga menyasar kelompok balita, ibu hamil, ibu menyusui, hingga santri. Pemerintah menyebut perluasan sasaran dilakukan untuk memperkuat pemenuhan gizi pada kelompok rentan.

Jumlah penerima dari kategori balita mencapai 6.303.775 orang atau sekitar 37,7 persen dari total sasaran nasional. Sementara penerima dari kelompok ibu menyusui tercatat sebanyak 2.066.533 orang atau 75,2 persen dari target penerima.

Adapun ibu hamil yang telah menerima manfaat MBG mencapai 868.259 orang atau sekitar 35,3 persen dari total sasaran. Untuk kelompok santri, jumlah penerima tercatat sebanyak 644.664 orang atau 44,2 persen dari data sasaran nasional.

Ribuan SPPG Beroperasi di Seluruh Indonesia

Dalam pelaksanaannya, pemerintah juga melibatkan guru dan tenaga pendidik sebagai bagian dari ekosistem program. Jumlah guru dan tenaga kependidikan yang terlibat mencapai 4.220.440 orang sehingga total keseluruhan penerima manfaat menembus 62,45 juta jiwa.

BGN mencatat jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi kini mencapai 29.225 unit di berbagai wilayah Indonesia. Sejak mulai berjalan pada 6 Januari 2025, total distribusi makanan disebut telah mencapai sekitar 8,3 miliar porsi.

Program MBG juga telah menjangkau 374.175 sekolah penerima manfaat di seluruh Indonesia. Untuk mendukung distribusi dan pengolahan makanan, sebanyak 1.285.250 tenaga kerja dilibatkan dalam operasional program.

Dari sisi rantai pasok, BGN mencatat keterlibatan 142.387 pemasok bahan pangan dan pendukung program. Jumlah itu terdiri atas 59.921 UMKM, 13.306 koperasi, 690 KDKMP, 1.410 Bumdes, 157 Bumdesma, dan 66.903 pemasok lainnya.

Pemerintah menilai keterlibatan pelaku usaha lokal dalam MBG tidak hanya mendukung kebutuhan pangan program, tetapi juga ikut menggerakkan perekonomian daerah. Selain itu, pola distribusi berbasis daerah dinilai dapat memperkuat ketahanan pangan nasional.

Penulis: Adi Purnomo Suharno
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id