YOGYAKARTA (Surau.ID) – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa secara resmi membuka Pasar Rakyat UMi 2026 di Alun-Alun Kidul, Yogyakarta, Kamis (16/07/2026). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya pemerintah dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pasar ini menghadirkan sekitar 200 pelaku UMKM binaan Pusat Investasi Pemerintah (PIP), sebuah Special Mission Vehicle Kementerian Keuangan. Selain sebagai ajang promosi dan pemasaran produk UMKM.
Acara ini juga menawarkan berbagai fasilitas bagi masyarakat, termasuk paket sembako murah, akses layanan Kementerian Keuangan, Samsat, pajak daerah, hingga hiburan.
Inovasi Ekonomi melalui Program Bekalista
Dalam kesempatan tersebut, Menkeu turut memperkenalkan program Bekalista, sebuah inisiatif pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas melalui elektrifikasi becak. Sebanyak 80 penerima manfaat terlibat dalam program ini, dengan 15 perwakilan pengayuh becak hadir secara langsung di lokasi acara.
Ekosistem Bekalista telah dibangun secara komprehensif, meliputi:
Seluruh proses pembangunan ekosistem ini, mulai dari pabrikasi hingga pengembangan teaching factory di lingkungan pendidikan vokasi, melibatkan 100 persen tenaga kerja lokal Yogyakarta.
Menjaga Tradisi dengan Kemajuan Teknologi
Menkeu menekankan bahwa tradisi, seperti becak sebagai ikon transportasi khas Yogyakarta, tidak boleh terhalang oleh kemajuan teknologi. Sebaliknya, tradisi harus memberikan arah agar kemajuan teknologi tetap memiliki jati diri budaya.
“Tradisi bukan menghalang kemajuan, tapi memberi arah agar kemajuan tidak kehilangan jati diri,” tegas Menkeu.
Menutup sambutannya, Menkeu mengajak generasi muda untuk memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Yogyakarta dan seluruh mitra atas terselenggaranya acara ini.
“Dari Yogyakarta, mari kita kirimkan pesan kepada Indonesia, ekonomi yang kuat tumbuh dari rakyat. Hari ini yang kita elektrifikasi bukan sekitar Becak, yang kita nyalakan adalah peluang, harapan, dan masa depan keluarga,” pungkas Menkeu.