PROBOLINGGO (Surau.ID) – Pascasarjana Universitas Nurul Jadid menggelar Yudisium lulusan tahun akademik 2026/2027 secara daring pada Kamis, 15 Oktober 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Prosesi akademik ini diikuti seluruh mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Islam serta Magister Pendidikan Agama Islam angkatan 2024-2025, baik dari jalur reguler maupun penerima beasiswa Pergunu/NU.
Langkah penyelenggaraan via daring diambil guna memberikan fleksibilitas penuh kepada seluruh peserta. Hal ini mengingat mayoritas lulusan telah memiliki tanggung jawab mengajar serta terkendala jarak.
Alasan Fleksibilitas dan Aksesibilitas Pertemuan
Pertimbangan tempat tinggal yang jauh hingga kendala transportasi menjadi alasan utama skema daring diterapkan. Langkah ini memastikan seluruh mahasiswa dapat mengikuti momen berharga tanpa terkecuali.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan tawassul, dilanjutkan sambutan Direktur Pascasarjana, pembacaan Surat Keputusan, hingga penetapan mahasiswa terbaik bidang akademik maupun non-akademik.
Dampak Lulusan dan Kesan Haru
Setelah pembacaan doa, acara dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan perwakilan lulusan. Momen ini mempertegas komitmen para lulusan dalam mengabdikan ilmu di tengah masyarakat.
“Insan terbaik bukanlah yang berlimpah prestasi, melainkan yang konsisten menebar kebaikan tanpa memburu reputasi,” ujar Faiq Julia Iqna’a, perwakilan mahasiswa terbaik bidang non-akademik Magister MPI.
Yudisium online ini membuktikan bahwa keterbatasan jarak tidak menghalangi kekhidmatan kelulusan, sekaligus menjadi awal langkah baru bagi para magister untuk menebar kemanfaatan.