Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
26 Juli 2026 | 20:41 WIB
Daerah

PBN Bondowoso Resmi Terbentuk, Jadi Rumah Besar Masyarakat Bawean Perkuat Ukhuwah

Suasana forum Silaturahmi dan Temu Kangen Keluarga Bawean Kabupaten Bondowoso, Persaudaraan Bawean Nusantara (PBN) Kabupaten Bondowoso (Foto: Surau.ID/Ist)

 

BONDOWOSO (Surau.ID) – Masyarakat Bawean di Kabupaten Bondowoso kini memiliki wadah resmi untuk mempererat tali persaudaraan. Melalui forum Silaturahmi dan Temu Kangen Keluarga Bawean Kabupaten Bondowoso, Persaudaraan Bawean Nusantara (PBN) Kabupaten Bondowoso resmi terbentuk dalam musyawarah yang digelar di Graha NU Bondowoso, Ahad (26/7/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Merajut Ukhuwah, Mempererat Tali Persaudaraan dan Merawat Kebersamaan” itu dihadiri tokoh Bawean dari tingkat pusat, provinsi, hingga daerah.

Acara diawali dengan pembukaan, tawasul batin, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan mahalul qiyam, dilanjutkan sambutan para tokoh, pengarahan Pengurus PBN Pusat, musyawarah pemilihan ketua umum, doa bersama, dan ramah tamah.

Melalui musyawarah mufakat, peserta memilih Glory Bastian, S.Sy., S.H., M.Kn. sebagai Ketua Umum Persaudaraan Bawean Nusantara (PBN) Kabupaten Bondowoso.

Perwakilan Sesepuh Bawean Tingkat Provinsi Jawa Timur sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Samwil, S.H., S.IP., M.M., mengatakan terbentuknya PBN Bondowoso menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan kekeluargaan masyarakat Bawean yang selama ini tersebar di berbagai wilayah.

“Hari ini merupakan momentum bersejarah. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam pembentukan Persaudaraan Bawean Nusantara Daerah Bondowoso,” ujarnya.

Ia berharap, ke depan masyarakat Bawean di Bondowoso semakin kompak, solid, serta terus menjalin kebersamaan dalam semangat saling menolong, saling membantu dalam kebaikan, dan saling menguatkan

Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal Persaudaraan Bawean Nusantara (PBN) Pusat, H. Ahmad Fatah Yasin, menyampaikan bahwa terbentuknya kepengurusan PBN Bondowoso merupakan bagian dari upaya memperkuat jaringan masyarakat Bawean di berbagai daerah.

“PBN dibentuk untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan masyarakat Bawean di Nusantara maupun diaspora, menjadi wadah koordinasi organisasi-organisasi Bawean, melestarikan budaya serta adat istiadat, sekaligus menjadi ruang silaturahmi, musyawarah, dan sinergi seluruh masyarakat Bawean,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa PBN tidak menggantikan organisasi Bawean yang telah ada, melainkan menjadi payung bersama untuk memperkuat koordinasi dan kebersamaan seluruh masyarakat Bawean.

Sementara itu, Perwakilan Sesepuh Keluarga Bawean di Bondowoso, Dra. Ny. Hj. Mustakmilah, berharap PBN Kabupaten Bondowoso mampu menjadi rumah besar yang menyatukan seluruh keluarga Bawean tanpa membedakan latar belakang.

“Mari kita jadikan PBN Daerah Bondowoso sebagai rumah besar yang terbuka bagi seluruh masyarakat Bawean. Dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan saling menghormati, insyaallah organisasi ini akan membawa manfaat yang besar bagi seluruh anggotanya,” tuturnya.

Terbentuknya Persaudaraan Bawean Nusantara Kabupaten Bondowoso diharapkan tidak hanya mempererat silaturahmi antarsesama warga Bawean, tetapi juga menjadi wadah untuk menjaga warisan budaya, memperkenalkan sejarah Bawean kepada generasi muda, serta memperkuat kontribusi masyarakat Bawean bagi pembangunan daerah dan bangsa.

Penulis: Badrul Nurul Hisyam
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id