Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
25 Desember 2025 | 12:04 WIB
Nasional

Penuhi Undangan Kiai Sepuh, Gus Yahya Hadiri Silaturahim Mustasyar dan Syuriyah di Lirboyo

Gus Yahya
Ketua umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf (tengah) didampingi Wakil Ketua Umum PBNU Masyhuri Malik (kiri) dan Sekjen PBNU Amin Said Husni (kanan) berfoto usai memberikan keterangan pers terkait penolakan penonaktifan dirinya sebagai ketua umum di Jakarta, Rabu (3/12/2025). (Foto: Antara)

 

Kediri (Surau.ID) – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, memastikan akan menghadiri silaturahim Mustasyar dan Syuriyah Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. Agenda tersebut akan berlangsung pada Kamis (25/12/2025).

Kepastian kehadiran itu muncul setelah PBNU menerima surat undangan resmi dari pengasuh Pesantren Lirboyo. Surat bernomor 064/A/AZM/P2L/XII/2025 tersebut ditandatangani langsung oleh KH M. Anwar Manshur. Undangan itu meminta Ketua Umum PBNU hadir bersama jajaran Pengurus Tanfidziyah PBNU.

Gus Yahya menegaskan, kehadirannya merupakan bentuk penghormatan kepada para kiai sepuh. Ia menilai silaturahim menjadi ruang penting untuk menjaga komunikasi dan persatuan jam’iyah.

“Kami telah menerima surat undangan dari Romo Kiai Anwar Manshur, dan insyaallah saya akan hadir untuk memenuhi panggilan para Kiai Sepuh dan Mustasyar. Ini adalah bentuk ta’dzim (penghormatan) kami kepada para sesepuh, dan kami selalu siap untuk berdialog dan mencari solusi terbaik bagi jam’iyah,” ujar Gus Yahya di Jakarta, Rabu (24/12/2025), dilansir NU Online.

Lanjutan Rangkaian Pertemuan Kiai Sepuh

Silaturahim di Pesantren Lirboyo ini menjadi kelanjutan dari serangkaian pertemuan para kiai sepuh dan Mustasyar NU. Sebelumnya, forum serupa digelar di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso pada 30 November 2025. Pertemuan berikutnya berlangsung di Pondok Pesantren Tebuireng pada 6 Desember 2025.

Rangkaian dialog tersebut kemudian berlanjut dalam Musyawarah Kubro yang digelar di Pesantren Lirboyo pada 21 Desember 2025. Forum-forum ini membahas berbagai dinamika internal Nahdlatul Ulama secara terbuka dan musyawarah.

Panitia menjadwalkan silaturahim Kamis besok mulai pukul 10.00 WIB. Agenda utama pertemuan bertajuk “Silaturrahim Bersama Mustasyar, Syuriyah dan Sesepuh Nahdlatul Ulama”. Sejumlah kiai sepuh dan tokoh struktural NU diperkirakan hadir.

Komitmen Dialog dan Islah

Kehadiran Ketua Umum PBNU dalam forum tersebut menegaskan komitmen organisasi untuk mengedepankan dialog. Gus Yahya berulang kali menekankan pentingnya musyawarah dan islah dalam menyikapi perbedaan pandangan di internal NU.

Menurutnya, forum silaturahim memiliki nilai strategis untuk menjernihkan suasana. Ia berharap pertemuan ini mampu menghadirkan solusi yang bermartabat dan dapat diterima semua pihak. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga soliditas dan keutuhan Nahdlatul Ulama sebagai organisasi keagamaan terbesar di Indonesia.

“Sejak awal, kami selalu membuka pintu dialog. Kehadiran kami di Lirboyo besok adalah bukti konsistensi sikap tersebut. Semoga pertemuan ini membawa berkah dan maslahat bagi kita semua,” tutup Gus Yahya.

Silaturahim di Pesantren Lirboyo diharapkan menjadi momentum penguatan ukhuwah. Forum ini juga diharapkan mampu memperkokoh tradisi musyawarah sebagai jalan utama penyelesaian persoalan di tubuh Nahdlatul Ulama.

Penulis: ZH Rizqiyansyah
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id