Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
18 September 2026 | 18:12 WIB
Daerah

Perkuat Kaderisasi, PAC GP Ansor Pohjentrek Gelar PKD dan Diklatsar Banser

IMG 20260918 WA0065

 

PASURUAN (Surau.ID) — Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pohjentrek resmi menggelar agenda kaderisasi dua matra, yakni Pelatihan Kader Dasar (PKD) dan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Banser. Kegiatan yang berlokasi di MTs Al Ihsan Tidu, Kecamatan Pohjentrek, ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 18–20 September 2026.

​Ketua PAC GP Ansor Pohjentrek, Sahabat Mifta, menegaskan bahwa pelaksanaan kaderisasi gabungan ini menjadi momentum krusial untuk mencetak benteng pemuda Nahdlatul Ulama yang tangguh, baik secara intelektual maupun fisik.

​“PKD dan Diklatsar ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan ikhtiar kita bersama dalam membentuk mental, kedisiplinan, serta loyalitas kader terhadap ulama dan NKRI. Kami berharap seluruh peserta dapat menyerap seluruh materi dan lulus menjadi kader yang militan di Kecamatan Pohjentrek,” ujarnya.

​Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan, Abdul Karim, menjelaskan bahwa PKD dan Diklatsar memiliki peran strategis yang saling melengkapi dalam tubuh organisasi. 

Menurutnya, PKD merupakan pintu awal bagi pemuda yang ingin bergabung dengan GP Ansor, sedangkan Diklatsar menjadi sarana pembentukan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) sebagai badan semiotonom yang berfungsi menjalankan pengamanan dan aksi sosial.

​Ia mengimbau seluruh peserta agar bersiap mengikuti jalannya kegiatan yang terbilang padat hingga berakhir pada Senin dini hari.

​“Kegiatan kaderisasi yang dimulai hari ini akan berlangsung hingga Senin dini hari, sekitar pukul 00.00 atau bahkan 02.00 WIB. Oleh karena itu, saya berharap seluruh sahabat dapat mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Jangan sampai hanya mengikuti dua atau tiga materi saja, karena tidak akan memenuhi ketentuan kelulusan,” tegasnya.

​Abdul Karim menambahkan, agenda kaderisasi ini merupakan bagian dari program maraton PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan yang dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh kecamatan.

​“Insyaallah, minggu depan PKD dan Diklatsar juga akan dilaksanakan di Sukorejo. Kami dari Pimpinan Cabang akan terus berkeliling ke setiap PAC. Sepanjang September ini dilaksanakan dua kali, lalu berlanjut hingga akhir tahun 2027 dengan target dua kali kegiatan kaderisasi setiap bulannya,” lanjutnya.

​Di hadapan para peserta, Abdul Karim menekankan tiga landasan utama yang wajib dipegang teguh oleh setiap kader GP Ansor dan Nahdlatul Ulama, yaitu ilmu, akhlak, dan pengabdian.

“Ilmu tidak hanya berupa materi formal di ruangan, tetapi juga mencakup pengalaman dan keterampilan untuk memperkuat kapasitas diri dalam menghadapi tantangan zaman,” terangnya.

​Akhlak, baginya ketaatan pada pimpinan, penghormatan kepada pengurus MWC NU, serta kepatuhan terhadap aturan organisasi merupakan cerminan akhlak seorang kader.

​Pengabdian, menurutnya, kader diimbau untuk mengubah pola pikir dalam berorganisasi dari menuntut manfaat menjadi memberi kontribusi.

​“Jangan berpikir, ‘Saya mendapatkan apa dari Ansor atau NU?’. Yang harus kita pikirkan adalah, ‘Apa yang dapat saya berikan kepada Ansor dan Nahdlatul Ulama?’. Kita harus bertanya pada diri sendiri, apakah keberadaan kita membuat organisasi ini menjadi lebih baik, lebih kuat, dan lebih bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: Badrul Nurul Hisyam
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id