Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
09 Juni 2026 | 10:05 WIB
Nasional

Presiden Prabowo Lantik Pimpinan BGN dan Penasihat Ketenagakerjaan

IMG 4
Pelantikan Kepala Badan Gizin Nasional Baru (Foto: Surau.ID/Ist).

 

JAKARTA (Surau.ID) – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik sejumlah pejabat tinggi negara di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (8/6/2026). Dalam prosesi tersebut, Nanik Sudaryati Deyang dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), didampingi oleh Agustina Arumsari dan Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN. Selain jajaran BGN, Presiden juga melantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.

Pelantikan jajaran pimpinan BGN didasarkan pada Surat Keputusan Presiden Nomor 18/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala BGN. Sementara itu, penunjukan Said Iqbal tertuang dalam Surat Keputusan Presiden Nomor 58/P Tahun 2026. Dalam suasana khidmat, Presiden Prabowo memandu langsung pengucapan sumpah jabatan yang diikuti oleh keempat pejabat baru tersebut, yang berkomitmen untuk setia kepada Undang-Undang Dasar 1945 serta menjunjung tinggi etika jabatan dalam menjalankan tugas negara.

Reformasi BGN Pasca Dugaan Korupsi

Pelantikan ini menjadi momen krusial bagi Badan Gizi Nasional setelah terjadi pergantian kepemimpinan secara mendadak. Nanik Sudaryati Deyang menggantikan posisi Dadan Hindayana, yang sebelumnya dicopot dari jabatannya oleh Presiden Prabowo pada Selasa (2/6/2026). Dadan, bersama dua wakilnya, yakni Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Kasus hukum yang menjerat mantan pimpinan BGN tersebut disinyalir terkait dengan dugaan praktik jual-beli titik satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau program makan bergizi gratis (MBG). Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa pencopotan dan proses hukum yang berjalan merupakan bagian dari upaya monitoring dan evaluasi ketat yang terus dilakukan pemerintah terhadap institusi negara. Menurutnya, langkah ini diambil agar program strategis pemerintah, terutama yang menyangkut pemenuhan gizi masyarakat, tetap berjalan bersih dan akuntabel sesuai dengan audit internal yang dilakukan pemerintah.

Fokus pada Kesejahteraan Buruh

Sementara itu, pelantikan Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh mencerminkan perhatian serius pemerintah terhadap sektor ketenagakerjaan. Mensesneg Prasetyo Hadi menyatakan bahwa Presiden Prabowo berkomitmen penuh untuk mencari formula terbaik dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi kaum buruh.

Menurut Prasetyo, masalah tenaga kerja dan kesejahteraan buruh telah menjadi salah satu prioritas utama pemerintah sejak setahun terakhir. Dengan masuknya Said Iqbal ke dalam jajaran penasihat presiden, pemerintah diharapkan dapat menjalin komunikasi dan koordinasi yang lebih intensif dengan serikat pekerja untuk menghasilkan kebijakan yang lebih berkeadilan dan pro-kesejahteraan bagi seluruh pekerja di Indonesia. Sinergi ini diharapkan menjadi titik awal bagi terciptanya iklim ketenagakerjaan yang lebih kondusif dan stabil di masa depan.

Penulis: Misbahul A
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id