BATANG (Surau.ID) – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menemui warga terdampak dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Senin (28/9/2026).
Kunjungan ini bertujuan untuk memantau penanganan pasien sekaligus menyerap aspirasi dari siswa dan para wali murid terkait keberlanjutan program.
Masyarakat berharap program MBG tetap berjalan dengan perbaikan tata kelola serta jaminan keamanan pangan yang lebih ketat.
Aspirasi Warga dan Komitmen Evaluasi
Para wali murid meminta MBG tidak dihentikan melainkan ditingkatkan kualitas pengelolaannya agar insiden serupa tidak terulang.
Pemerintah berkomitmen melakukan perbaikan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai langkah evaluasi menyeluruh.
Penanganan Korban dan Investigasi Laboratorium
Sebanyak 597 orang dilaporkan mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan akibat mengalami gejala mual dan diare.
“Semoga program MBG bisa diperbaiki dan dilanjutkan,” ujar Faiz Fatih Ardani, siswa SD Negeri Pasusukan.
Penyebab pasti kejadian ini masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium resmi guna memperkuat standar sanitasi dan higienitas ke depan.