BATAM (Surau.ID) – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Batam menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Batam pada Senin (22/6/2026) untuk menyampaikan tujuh poin tuntutan kepada pemerintah.
Aksi yang berjalan tertib dan kondusif ini dimulai dengan long march dari Kantor Samsat menuju gedung legislatif.
Dalam aksinya, PMII Batam mendesak pemerintah untuk melakukan evaluasi serius terhadap berbagai kebijakan nasional dan daerah, yang meliputi:
Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dicki Wijaya, menyatakan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk menampung dan menyampaikan seluruh tuntutan mahasiswa kepada Gubernur Kepulauan Riau.
“Kami menerima dan menampung seluruh aspirasi yang disampaikan. Secepatnya akan kami sampaikan kepada Bapak Gubernur,” ujar Dicki Wijaya. Aksi penyampaian aspirasi tersebut berakhir dengan damai di bawah pengawalan aparat kepolisian.