PROBOLINGGO (Surau.ID) – PC PMII Probolinggo memulai rangkaian road show ke seluruh komisariat di wilayah Kota dan Kabupaten Probolinggo untuk memperkuat kaderisasi, Selasa (21/04/2026).
Kegiatan ini diawali dari Komisariat STIA Bayuangga di pusat kota hingga menjangkau Komisariat Universitas Nurul Jadid (UNUJA) Paiton di wilayah timur kabupaten.
Ketua PC PMII Probolinggo Dedi Bayu Angga mengatakan, safari organisasi ini bertujuan memastikan kaderisasi tetap berjalan optimal di tingkat rayon dan komisariat.
“Kami ingin memastikan denyut nadi kaderisasi tetap hidup,” ujarnya.
Ia menegaskan kegiatan tersebut tidak sekadar kunjungan formal, melainkan upaya memperkuat hubungan antara kader aktif dan alumni di setiap wilayah.
“Hubungan emosional antara kader aktif dan alumni adalah kunci kekuatan PMII,” kata Dedi.
Dalam road show ini, PC PMII Probolinggo juga membawa sejumlah agenda strategis yang dibahas di setiap titik kunjungan.
Agenda tersebut meliputi pengawalan kaderisasi, diskusi transformasi organisasi, hingga konsolidasi menjelang peringatan Hari Lahir (Harlah) PMII.
Dedi menjelaskan, pengawalan kaderisasi dilakukan untuk memastikan proses pembinaan anggota berjalan sesuai target organisasi.
Selain itu, ruang diskusi lintas generasi dibuka untuk merumuskan arah gerak PMII Probolinggo dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan.
Ia menilai dinamika zaman menuntut organisasi untuk beradaptasi, termasuk dalam penguatan sektor digital dan ekonomi kreatif.
“Melalui forum ini diharapkan muncul gagasan segar untuk transformasi organisasi,” ujarnya.
Konsolidasi juga dilakukan untuk mempersiapkan agenda puncak Harlah PMII yang akan dipusatkan di Probolinggo.
Menurut Dedi, momentum tersebut diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ruang pembuktian peran PMII dalam mengawal isu sosial.
“Kami berharap tercipta komunikasi yang lebih cair antara Pengurus Cabang, Komisariat, hingga Rayon,” katanya.
Kegiatan road show ini akan berlangsung secara maraton hingga seluruh komisariat di Probolinggo terkunjungi.
Langkah tersebut dilakukan untuk menyamakan arah gerak kader dalam menyongsong agenda besar organisasi ke depan.