PROBOLINGGO (Surau.ID) – Usai mengikuti sesi demonstrasi kemampuan membaca Al-Qur’an, para santri Pondok Pesantren Nurul Jadid menjalani prosesi pengukuhan dan tasyakkuran Wisuda Metode Yanbu’a, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula I Pondok Pesantren Nurul Jadid ini menjadi penanda resminya kelulusan santri dalam menyelesaikan seluruh tahapan pembelajaran Metode Yanbu’a.
Prosesi pengukuhan diberikan langsung oleh Ny. Hj. Mamnuhatur Rohmah dan Ning Mabruroh Zain, Lc., kepada seluruh santri peserta wisuda.
Bentuk Apresiasi dan Peneguhan Capaian Santri
Agenda pengukuhan ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan dan capaian para santri dalam mendalami bacaan Al-Qur’an.
Sebelumnya, kemampuan serta kelancaran para santri telah diuji secara terbuka dalam sesi demonstrasi yang disaksikan oleh jajaran pengurus, asatidz, hingga wali santri.
Penilaian serta pengujian langsung tersebut memastikan bahwa kualitas bacaan santri telah memenuhi standar kelulusan Metode Yanbu’a.
Harapan Keberkahan dan Pengamalan Ilmu
Selain pengukuhan, tasyakkuran digelar sebagai ungkapan rasa syukur atas terselesaikannya proses pembelajaran Al-Qur’an para santri.
Momentum ini diharapkan dapat mendorong para wisudawan untuk terus menjaga, mempraktikkan, serta mengamalkan kemampuan membaca Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian acara tidak sekadar menjadi seremoni kelulusan, melainkan juga peneguh komitmen santri untuk senantiasa dekat dengan Al-Qur’an.