BANDUNG (Surau.ID) — Prestasi membanggakan ditorehkan Dalilah Husna Maulida, alumni Pondok Pesantren Sunanulhuda, yang berhasil lolos seleksi International Conference Santri Mendunia (ICSM). Delegasi yang mewakili Kabupaten Sukabumi ini dijadwalkan mengikuti konferensi internasional di Malaysia, Thailand, dan Singapura pada 6–11 Agustus 2026.
Kebanggaan Keluarga Besar Pesantren
Pengasuh Pondok Pesantren Sunanulhuda, H. Iyan Mahpudin, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Dalilah menembus seleksi di antara 74 peserta lainnya menjadi inspirasi bagi seluruh santri.
“Kami bangga memiliki alumni yang berpotensi. Ini adalah bentuk keberkahan dan motivasi bagi santri Sunanulhuda di mana pun berada untuk terus berprestasi dan membawa nama baik pesantren ke kancah global,” ujar H. Iyan.
Membangun Jejaring dan Berbagi Pengalaman
Sebelum keberangkatannya, Dalilah menyempatkan diri bersilaturahmi ke almamaternya untuk memohon doa dan dukungan dari para guru. Ia menuturkan bahwa keikutsertaannya dalam ICSM didorong oleh keinginan kuat untuk memperluas wawasan dan bertukar gagasan dengan santri dari berbagai negara.
“Saya ingin membawa nama baik daerah dan membuktikan bahwa santri mampu berkontribusi di tingkat internasional. Setelah konferensi ini, saya berkomitmen untuk berbagi cerita dan memotivasi santri lainnya agar berani tampil di kancah global,” jelas Dalilah.
Pesan untuk Santri Jawa Barat
Dalilah juga menitipkan pesan inspiratif kepada para santri di Jawa Barat agar tidak ragu bermimpi besar. Ia menegaskan bahwa santri memiliki potensi sebagai agen perubahan yang dapat memberikan dampak positif bagi agama dan masyarakat dunia.
“Tetaplah semangat dalam menuntut ilmu. Kepada adik-adik di pesantren, bersungguh-sungguhlah dalam mengaji, cerdaslah dalam ilmu, namun tetaplah rendah hati dan jaga adab di mana pun kalian berada,” pungkasnya.