Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
15 Februari 2026 | 21:45 WIB
Daerah

Sekum PKC PMII Jatim: Jabatan Bukan Tujuan, tapi Tanggung Jawab Sejarah

WhatsApp Image 2026 02 15 at 20.45.34
Abdur Rozak, Sekretaris Umum PKC PMII Jawa Timur. (Foto: Surau.ID/Ist)

 

SURABAYA (Surau.ID) – Tonggak kepemimpinan baru Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur masa bakti 2024-2026 resmi dimulai. Mengangkat visi besar “Konfigurasi PMII Jawa Timur Menuju Organisasi yang Berkarya dan Berdaya”, prosesi pelantikan para aktivis mahasiswa ini berlangsung khidmat di Asrama Haji Sukolilo, Sabtu (14/2/2026).

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi regenerasi kepemimpinan organisasi hijau-kuning di tingkat provinsi. Namun, di balik seremonial tersebut, terselip pesan mendalam mengenai tanggung jawab moral dan intelektual para pengurus yang baru diambil sumpahnya.

Sekretaris Umum PKC PMII Jawa Timur, Abdur Rozak, menegaskan bahwa posisi dalam struktur organisasi bukanlah sebuah tujuan akhir. Baginya, amanah yang diemban saat ini merupakan wujud keberanian dalam mengambil tanggung jawab sejarah untuk membawa perubahan nyata.

“Pelantikan ini bukan soal perebutan jabatan, melainkan tentang keberanian memikul tanggung jawab sejarah. Kader, khususnya dari Probolinggo, harus hadir membawa gagasan segar, bukan sekadar menitipkan nama di struktur,” ujar Rozak, yang sebelumnya pernah menjabat Ketua Umum PC PMII Probolinggo periode 2024–2025.

Rozak menekankan bahwa kehadiran kader di tingkat wilayah harus menjadi jembatan aspirasi bagi daerah masing-masing.

“Menyoroti pentingnya peran PMII dalam menyentuh persoalan-persoalan krusial yang dihadapi masyarakat, mulai dari ketimpangan pendidikan hingga isu kemiskinan,” tambahnya

Tantangannya, lanjutnya, adalah melahirkan pemikiran solutif yang menyentuh akar rumput. Jabatan di struktur wilayah harus melahirkan kebermanfaatan nyata bagi penguatan sumber daya manusia di daerah

Ia juga mengingatkan agar setiap kader tetap menjaga integritas dan idealisme gerakan di tengah arus dinamika sosial yang semakin kompleks.

“Sinergi antara pengurus di tingkat cabang dan wilayah dianggap menjadi kunci agar program kerja organisasi tetap berpijak pada kebutuhan riil masyarakat,” tandasnya

Penulis: Badrul Nurul Hisyam
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id