Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
13 Maret 2026 | 04:17 WIB
Daerah

PMII Jatim Didorong Kuasai Media Sosial, Ini Alasannya

IMG
Foto bersama pengurus PKC PMII Jatim (Foto: Ist).

 

SURABAYA (Surau.ID) – Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur didorong untuk semakin aktif dan adaptif dalam memanfaatkan ruang digital. Hal itu mengemuka dalam forum kajian kader yang menghadirkan pakar teknologi sekaligus akademisi, Dr. Abdullah Hamid, di Kantor PWNU Jawa Timur, Surabaya, Rabu (11/3/2026) pukul 15.30 WIB.

Dalam pemaparannya, Abdullah Hamid menegaskan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah pola dakwah dan pergerakan ideologi di masyarakat. Menurutnya, ruang digital kini menjadi arena strategis untuk menyampaikan gagasan dan nilai-nilai keagamaan.

“Hari ini medan dakwah tidak hanya berada di mimbar dan majelis, tetapi juga di media sosial. Kader PMII harus adaptif agar pesan-pesan Islam yang moderat dan inklusif dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.

Ia menilai kader muda PMII memiliki peluang besar untuk menghadirkan narasi keagamaan yang menyejukkan sekaligus menangkal arus informasi negatif yang beredar di dunia maya.

Digitalisasi dan Tantangan Geopolitik

Sekretaris Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jawa Timur, Abdur Razak, menambahkan bahwa penguasaan teknologi digital tidak hanya berkaitan dengan produksi konten, tetapi juga berkaitan dengan dinamika geopolitik global.

“Di tengah dinamika geopolitik global yang serba terkoneksi, digitalisasi adalah senjata diplomasi. Kader PMII Jatim tidak boleh hanya menjadi konsumen informasi, tapi harus menjadi aktor yang mampu memengaruhi opini publik di level internasional melalui narasi-narasi kebangsaan dan keislaman yang kuat,” tegas Razak.

Menurutnya, kegiatan kajian ini sengaja digelar untuk meningkatkan kemampuan kader dalam memilah informasi yang valid di tengah maraknya hoaks. Selain itu, forum tersebut juga mendorong perubahan pola gerakan mahasiswa dari sekadar aksi jalanan menuju gerakan intelektual berbasis data di ruang siber.

Upaya ini juga diharapkan dapat memastikan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah tetap relevan dan dominan di berbagai platform media sosial yang kini banyak digunakan generasi muda.
Razak berharap, setelah kegiatan tersebut tidak ada lagi kader PMII Jawa Timur yang kesulitan beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.

“Harapan kami, kader PMII Jatim mampu menjadi trendsetter gerakan mahasiswa di Indonesia. Kita ingin mereka hadir sebagai solusi di tengah masyarakat, baik secara nyata di lapangan maupun secara virtual, guna menjaga keutuhan NKRI dari ancaman radikalisme digital,” pungkasnya.

Penulis: Badrul Nurul Hisyam
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id