MALANG (Surau.ID) – Tim riset UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memamerkan inovasi Tablet Glucoherbamin berbasis nanopartikel pada ajang Expo-Maestro 2026 di Gedung Sport Center pada Kamis (1/10/2026).
Produk kesehatan medis berbasis bahan alam ini mengombinasikan ekstrak daun bungur, daun juwet, serta rimpang temulawak lokal menggunakan teknologi nano modern.
Riset interdisipliner yang diketuai Prof. Dr. Retno Susilowati, M.Si. tersebut dikembangkan untuk menghadirkan formulasi obat herbal antidiabetes terukur yang aman bagi masyarakat.
Keunggulan Bahan Baku Lokal dan Berkelanjutan
Pemilihan bahan aktif berbasis daun dan rimpang alami dilakukan guna menjamin kemudahan pasokan bahan baku yang melimpah serta ramah lingkungan.
Pemanfaatan daun tumbuhan peneduh dan tanaman lokal memungkinkan proses produksi obat dapat berjalan secara terus-menerus tanpa merusak kelestarian tanaman pendukung.
Dukungan Pendanaan dan Target Hilirisasi BPOM
Pengembangan produk ini didukung Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit Kementerian Agama RI dengan target utama mencapai hilirisasi produk secara penuh.
“Selain rimpang temulawak yang ketersediaannya melimpah, tumbuhan bungur di berbagai daerah termasuk Malang banyak ditanam sebagai peneduh jalan dan taman,” ujar Prof. Dr. Retno Susilowati, M.Si.
Kehadiran inovasi ini membuktikan peran vital akademisi perguruan tinggi dalam mentransformasi kekayaan hayati lokal menjadi produk kesehatan bernilai tinggi.