PASURUAN (Surau.ID) – Sebanyak 33 unit truk operasional resmi disalurkan kepada pengurus Koperasi Merah Putih di tingkat desa dan kelurahan di seluruh Kabupaten Pasuruan. Penyerahan armada ini bertujuan untuk memperkuat distribusi logistik dan memotong rantai tengkulak yang selama ini membebani ekonomi warga.
Prosesi pemberangkatan armada berlangsung khidmat di Halaman Makodim 0819 Pasuruan pada Jum’at (10/4/2026). Acara tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan daerah, mulai dari Wakil Bupati Pasuruan, Dandim, Kapolres, hingga Ketua DPRD Kota Pasuruan. Sebagai simbolis pelepasan, dilakukan tradisi pecah kendi dan penyiraman air bunga ke badan kendaraan sebelum truk-truk tersebut bertolak ke lokasi masing-masing.
Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, menegaskan bahwa kehadiran Koperasi Merah Putih bukan sekadar program biasa, melainkan proyek strategis nasional. Ia menekankan pentingnya manajemen yang profesional agar amanah Presiden dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dapat terwujud.
“Pengelolaan yang baik dan profesional adalah kunci. Kita ingin proyek ini berhasil dan memberikan dampak nyata sesuai harapan pemerintah pusat,” ungkapnya.
Menurutnya puluhan truk ini diproyeksikan sebagai tulang punggung aktivitas ekonomi di desa. Dengan adanya armada mandiri, koperasi diharapkan mampu memperlancar distribusi kebutuhan pokok masyarakat, meningkatkan efisiensi pengiriman hasil bumi dari petani ke pasar dan memutus ketergantungan masyarakat terhadap perantara atau tengkulak.
Langkah ini juga dipandang sebagai upaya menghidupkan kembali marwah koperasi sebagai pilar ekonomi nasional, sebagaimana dicita-citakan oleh Bung Hatta. “Melalui optimalisasi armada ini, kesejahteraan anggota koperasi dan masyarakat luas di Kabupaten Pasuruan diharapkan dapat meningkat secara signifikan,” tutupnya.