JAKARTA (Surau.ID) – Sebanyak 495.251 murid Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) terdaftar mengikuti Asesmen Nasional (AN) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) mulai Senin (26/10/2026).
Rangkaian asesmen tingkat nasional ini dilaksanakan secara bertahap hingga 8 November 2026 mendatang untuk mengukur mutu pembelajaran serta capaian akademik para siswa.
Pelaksanaan ini menjadi pemetaan penting bagi kementerian dalam meningkatkan kualitas serta mutu layanan pendidikan madrasah di seluruh Indonesia.
Kesiapan Madrasah dan Rincian Peserta
Data pendaftaran mencatat 495.095 peserta dari MA dan 156 peserta dari MAK yang tersebar pada 9.798 satuan pendidikan di berbagai wilayah.
Mayoritas madrasah siap melaksanakan asesmen secara mandiri, dengan kesiapan infrastruktur pendukung, jaringan, serta perangkat teknis yang telah terverifikasi secara berkala.
Pendampingan guru dan orang tua diharapkan membantu para siswa mempersiapkan diri secara wajar, menjaga kesehatan, serta mematuhi seluruh prosedur pelaksanaan.
Perbedaan Fungsi Asesmen dan Imbauan Kemenag
Pihak Kementerian Agama menekankan bahwa AN dan TKA memiliki fungsi berbeda namun saling melengkapi untuk pengembangan mutu pendidikan madrasah secara berkelanjutan.
“AN memberikan gambaran mutu pembelajaran dan lingkungan belajar di madrasah, sedangkan TKA memberikan informasi capaian akademik individu siswa,” ujar Direktur Kurikulum dan Kesiswaan Madrasah, Nyayu Khadijah.
Hasil asesmen ini akan dimanfaatkan sebagai evaluasi mutu serta pertimbangan seleksi pendidikan lanjutan tanpa menjadi penentu utama kelulusan siswa.