BONDOWOSO (Surua.ID) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Participatory Action Research (KKN PAR) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember Posko 54 resmi memulai pelaksanaan program pengabdian masyarakat di Kelurahan Curahdami dengan menggelar sosialisasi program kerja di Aula Kelurahan Curahdami, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam menyukseskan berbagai program pemberdayaan.
Sosialisasi dihadiri Lurah Curahdami Kusnadi, S.Sos., M.M., beserta jajaran perangkat kelurahan, Ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, serta seluruh mahasiswa KKN PAR Posko 54.
Melalui forum tersebut, mahasiswa memaparkan sejumlah agenda yang akan dijalankan selama masa pengabdian di wilayah tersebut.
Acara berlangsung secara interaktif, diawali dengan pembukaan, sambutan dari berbagai pihak, pemaparan program kerja, sesi diskusi dan tanya jawab, penandatanganan proposal kegiatan bersama Pemerintah Kelurahan Curahdami, hingga penutupan dengan doa.
Salah satu program yang menjadi perhatian dalam sosialisasi tersebut adalah PUROJECT, sebuah program yang berorientasi pada peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat.
Melalui program tersebut, mahasiswa berencana menyediakan tong sampah di beberapa titik, memberikan edukasi mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik, serta memasang plang edukatif sebagai media kampanye untuk membangun kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
Lurah Curahdami, Kusnadi, menilai program yang dibawa mahasiswa KKN memiliki manfaat nyata bagi masyarakat karena sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas lingkungan.
“Program adik-adik KKN ini sangat baik dan selaras dengan program Pemerintah Kabupaten Bondowoso, khususnya dalam pengelolaan sampah. Saya berharap seluruh program dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kelurahan Curahdami,” ujarnya.
Koordinator KKN PAR Posko 54, Dani Maulana, mengatakan konsep pengabdian yang diusung mahasiswa tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan semata, tetapi diarahkan untuk membangun kesadaran masyarakat agar mampu menjaga lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan.
“Program yang kami laksanakan bukan hanya sebagai formalitas KKN, melainkan bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan PHBS. Melalui program PUROJECT, kami menghadirkan edukasi pengelolaan sampah, penyediaan tong sampah, dan pemasangan plang edukatif,” katanya.
Ia berharap program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Tentunya, lanjutnya, keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kelurahan Curahdami dan seluruh elemen masyarakat.
Selain menjadi ajang memperkenalkan program kerja, sosialisasi tersebut juga dimanfaatkan mahasiswa untuk menjalin komunikasi dengan para tokoh masyarakat. Berbagai masukan yang disampaikan peserta akan menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan program benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan warga.
Mahasiswa KKN PAR UIN KHAS Jember Posko 54 berharap kolaborasi yang telah dibangun sejak awal ini dapat memperlancar pelaksanaan seluruh agenda pengabdian.
Dengan dukungan pemerintah kelurahan dan partisipasi masyarakat, program PUROJECT diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam membangun budaya hidup bersih, meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah, serta mewujudkan Kelurahan Curahdami yang lebih sehat dan berkelanjutan.