Malang (Surau.ID) – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur resmi mengawali Kick Off peringatan Hari Lahir (Harlah) 1 Abad NU. Kegiatan pembuka tersebut mengusung tema “Memperkokoh Jamiyah, Tradisi Kontribusi, dan Mengembangkan Peradaban” dan digelar di Auditorium Prof. Dr. KH. M. Tolchah Hasan, Universitas Islam Malang (Unisma), Rabu (7/1/2026).
Dilansir dari Nu Online, Ketua Panitia Pelaksana Harlah 1 Abad NU PWNU Jatim, H. Maskuri Bakri, menjelaskan bahwa pelaksanaan kick off ini berlandaskan Surat Keputusan PWNU Jawa Timur Nomor 746/XII/2025 tertanggal 24 Desember 2025. Keputusan tersebut menjadi pijakan konsolidasi jam’iyah sekaligus penguatan khidmat NU bagi bangsa dan negara.
“Rangkaian kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap budaya pesantren, memperteguh komitmen kebangsaan, mengembangkan peradaban dakwah, serta merawat tradisi dan spiritualitas jamaah,” ujarnya.
PWNU Jawa Timur memilih Unisma sebagai lokasi kick off karena statusnya sebagai salah satu perguruan tinggi NU terbesar dan fasilitas auditorium yang mampu menampung ribuan peserta. “Kapasitas gedung yang besar dan representatif menjadi pertimbangan penting sehingga Unisma sangat layak menjadi tempat dimulainya rangkaian Harlah 1 Abad NU,” katanya.
Maskuri juga memaparkan 12 program utama Harlah 1 Abad NU yang berlangsung sepanjang Januari–Februari 2026. Agenda tersebut mencakup Sarasehan Pesantren dan Kebangsaan, Ziarah Muassis dan Muharrik NU pada 24 Januari, ziarah pusat ke maqbarah pendiri NU pada 25 Januari, serta historical trip ke situs-situs sejarah NU.
“Selanjutnya, program historical trip ke situs-situs sejarah NU ditujukan untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap sejarah organisasi,” terangnya.
Rangkaian kegiatan lain meliputi Pameran Seni Rupa Nasional ‘Mangsa Kalasuba’ di Balai Pemuda Surabaya, layanan kesehatan gratis di kabupaten/kota dan pesantren, Sarasehan Pesantren Sehat oleh LKNU dan RMINU, serta Gen Z NU Festival dengan grand final di Kampung Coklat Blitar.
“Babak grand final dilaksanakan di Kampung Coklat Blitar,” tuturnya.
PWNU Jatim juga menjadwalkan Lailatul Hadrah Ishari, Pameran UMKM Halal dan Industri Filantropi, Talk Show Industri Halal dan Ekonomi Digital, Ngaji Bareng Gus Iqdam, serta Konser Alma Esbeye untuk solidaritas musibah di Aceh dan Sumatera Utara.
“Puncak rangkaian peringatan ditutup dengan Mujahadah Kubro yang diperkirakan dihadiri 40.000–50.000 jamaah dari 45 PCNU se-Jawa Timur, sebagai ikhtiar memohon keselamatan bangsa dan ketenteraman masyarakat,” pungkasnya.