PROBOLINGGO (Surau.ID) – Forum Komunikasi Santri (FKS) Gending menggelar pengajian umum sekaligus menyalurkan zakat kepada warga duafa di Masjid Nurul Jannah, Desa Curah Sawo, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Ahad (15/03/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.30 WIB itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Ramadan 1447 Hijriah. Acara tersebut mengangkat tema “Aktualisasi Kepedulian Sosial melalui Optimalisasi Zakat di Bulan Ramadhan”.
Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid Probolinggo, KH Moh. Zuhri Zaini, hadir menyampaikan tausiyah dalam kegiatan tersebut. Acara kemudian ditutup dengan penyerahan zakat secara simbolis kepada para penerima manfaat.
Ketua panitia Ahmad Nabil mengatakan kegiatan ini digelar untuk menanamkan kesadaran sosial di kalangan santri, terutama dalam memaksimalkan peran zakat bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Santri tidak hanya belajar ilmu agama, tetapi juga harus mampu mengaktualisasikan kepedulian sosial secara nyata. Salah satunya melalui pengumpulan dan penyaluran zakat, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah,” ujarnya.
Nabil menjelaskan zakat yang disalurkan dalam kegiatan tersebut berasal dari donasi sukarela para dermawan. Menurut dia, seluruh sumbangan dikumpulkan tanpa unsur paksaan dari pihak mana pun.
Dari hasil pengumpulan itu, panitia kemudian menyalurkan zakat kepada 30 warga duafa yang berasal dari Desa Curah Sawo.

“Pendataan penerima kami lakukan bekerja sama dengan Lazisnu Curahsawo agar penyalurannya tepat sasaran,” katanya.
FKS Gending merupakan forum komunikasi santri yang menaungi lima kecamatan di wilayah eks Kawedanan Gending, yakni Gending, Banyuanyar, Tiris, Krucil, dan Maron. Forum ini rutin menggelar berbagai kegiatan santri secara bergilir di tiap kecamatan, terutama saat masa liburan pesantren.
Sebelumnya, pada masa liburan Maulid Nabi, FKS Gending juga menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Ngaji Media” di Kecamatan Krucil. Program tersebut berisi pelatihan desain grafis, video editing, serta pengelolaan media sosial bagi para santri dari sejumlah pesantren.
Nabil berharap kegiatan pengajian dan penyaluran zakat ini dapat menumbuhkan semangat kepedulian sosial di kalangan santri sekaligus mempererat hubungan antara santri dan masyarakat.
“Harapannya, santri dapat menjadi penggerak kebaikan di tengah masyarakat dan terus menumbuhkan kepedulian kepada sesama, khususnya kepada mereka yang membutuhkan,” pungkasnya.