Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
08 Mei 2026 | 21:23 WIB
Daerah

Daftar 17 Pendaki Selamat Erupsi Gunung Dukono, Ini Nama-Namanya

Erupsi Gunung Halmahera
Erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara. {AFP/HANDOUT}

 

HALMAHERA UTARA (Surau.ID) — Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 17 pendaki yang terdampak erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Jumat (8/5/2026). Hingga Jumat petang, tim masih melanjutkan pencarian terhadap tiga pendaki yang belum ditemukan, terdiri dari dua warga negara asing (WNA) dan satu warga negara Indonesia (WNI).

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan proses evakuasi terus berlangsung sejak erupsi terjadi pada Jumat pagi.

“Hingga pukul 18.00 WIT, total korban pendaki yang berhasil dievakuasi sebanyak 17 orang,” kata Iwan dalam keterangannya, Jumat (8/5).

Ia menambahkan, tim SAR gabungan masih fokus mencari tiga korban yang dinyatakan hilang. “Sementara yang masih dalam pencarian yaitu tiga orang, di antaranya dua WNA dan satu WNI,” sambungnya.

Dari total korban yang selamat, dua pendaki WNI memilih tetap bergabung dengan tim SAR untuk membantu proses pencarian korban hilang.

“Korban selamat dan sedang ikut proses pencarian ada dua orang WNI,” ucap dia, mengutip CNN Indonesia.

Gunung Dukono Erupsi, Kolom Abu Capai 10 Kilometer

Gunung Dukono di Halmahera Utara meletus pada Jumat pagi pukul 07.41 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi kolom abu vulkanik mencapai sekitar 10 kilometer di atas puncak gunung.

“Terjadi erupsi G. Dukono pada hari Jumat, 08 Mei 2026, pukul 07:41 WIT. Tinggi kolom letusan teramati ± 10000 m di atas puncak (± 11087 m di atas permukaan laut),” tulis PVMBG dalam laporan resminya.

Erupsi tersebut menyebabkan kepanikan di jalur pendakian dan memaksa tim SAR gabungan melakukan operasi penyelamatan terhadap para pendaki yang berada di kawasan gunung.

Polisi Sebut Dua Pendaki Dilaporkan Meninggal Dunia

Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, menyebut laporan sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan dua pendaki dilaporkan meninggal dunia akibat erupsi tersebut.

“Informasi dari BPBD seperti itu (2 orang meninggal dunia),” kata Erlichson Pasaribu, Jumat (8/5), mengutip Detiknews.

Dua korban yang belum ditemukan diketahui merupakan WNA asal Singapura dan seorang WNI perempuan.

Daftar Pendaki yang Berhasil Dievakuasi

Berikut data 17 pendaki yang berhasil dievakuasi tim SAR gabungan:

  1. Toh Yu Ming Eugene (30), WNA Singapura
  2. Ong Shilin Selene (37), WNA Singapura
  3. Phoebe Low Pei Qi (33), WNA Singapura
  4. Iris (31), WNA Singapura
  5. Venessa Lee (30), WNA Singapura
  6. Geraldine Lee (30), WNA Singapura
  7. Shan De (28), WNA Singapura
  8. Hairudin Doro (26), WNI/Loloda Baja
  9. Battiar Bahdar (24), WNI/Gambesi, Ternate Selatan
  10. Yusrin Latif (23), WNI/Gambesi, Ternate Selatan
  11. Ahmad Asmar (22), WNI/BTN Pohon Pala, Kota Ternate
  12. Sahrul Asim (26), WNI/Bastiong
  13. Riska Miska Isbar (29), WNI
  14. Fiki Nafila (27), WNI
  15. Sudin Juanga (45), WNI/Desa Mamuya, Kecamatan Galela
  16. Jailan Ayub (45), WNI/Bastiong
  17. Reza Selang (35), WNI/Koloncucu, Ternate Utara

Tiga Pendaki Masih Dicari

Sementara itu, tiga pendaki yang hingga kini masih dalam proses pencarian yakni:

  1. Heng Wen Qiang Timothy (30), WNA Singapura
  2. Shahin Muhrez bin Abdul Hamid (27), WNA Singapura
  3. Enjel, WNI perempuan

Tim SAR gabungan masih terus menyisir kawasan Gunung Dukono untuk menemukan para korban di tengah kondisi aktivitas vulkanik yang masih berlangsung.

Penulis: Adi Purnomo Suharno
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id