Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
15 Januari 2026 | 11:57 WIB
Daerah

Syafiq Ali Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Hilang 19 Hari di Gunung Slamet

WhatsApp Image 2026 01 15 at 11.29.00
Proses pencarian Syafiq Ali, pendaki yang hilang lebih dari 16 hari di Gunung Slamet. (Foto: Surau.ID/Cahpemalang244)

 

Magelang (Surau.ID) – Syafiq Ridhan Ali Razan Remaja 18 Tahun yang melakukan pendakian di Gunung Slamet ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah dilaporkan hilang selama 19 hari.

“Benar, ditemukan meninggal. Masih dalam proses evakuasi,” ujar salah satu ranger Heru saat dihubungi oleh Liputan6.com pada Rabu (14/1)

Beberapa komunitas pendaki mengkonfirmasi kabar penemuan jasad Syafiq, salah satunya Mountnesia.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah ditemukan Syafiq Ridhan Ali Razan di lereng puncak sisi selatan, tepatnya di antara jalur Gunung Malang dan Baturraden, dalam kondisi meninggal dunia (MD). Saat ini proses evakuasi masih terus berlangsung,” tulis akun @Mountnesia.

Sebelumnya, Remaja berusia 18 itu dilaporkan hilang ketika melakukan pendakian di Gunung Slamet sejak 27 Desember 2025. Selama 11 hari pencaria Syafiq belum ditemukan.

732368683
Suasana di rumah duka keluarga Syafiq Ridhan Ali Razan di Perum Depkes, Kelurahan Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang. (Foto: Surau.ID/PR Jateng)

Himawan Choidar Bahran, teman pendaki mendiang Syafiq, mendedahkan kondisi Syafiq yang memburuk ketika mengalami kram sebelum mereka berpisah. “Berdasarkan keterangan Himawan, Syafiq Ridhan Ali tersesat karena sebelumnya ia sempat mengalami kram sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan,” kata Staf Basarnas Semarang, Handika Hengki.

Mulanya kurang lebih 120 orang akan ikut melakukan pencarian korban di Gunung Slamet, akan tetapi dengan penuh pertimbangan, alhasil hanya 70 orang yang terbagi dalam empat tim

Perlu diketahui, Syafiq Ridhan Ali Razan merupakan warga Kramat Utara, Magelang Utara, hilang saat melakukan pendakian di Gunung Slamet melalui jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Ia mendaki bersama Himawan Choidar Bahran, warga Secang, Magelang. Keduanya memulai pendakian melalui jalur Dipajaya Clekatakan pada Jumat (27/12/2025). Himawan ditemukan oleh tim SAR pada Selasa (30/12/2025).

Penulis: Badrul Nurul Hisyam
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id