JOMBANG (Surau.ID) – Universitas Nurul Jadid mengukuhkan khidmatnya dalam Muktamar NU ke-35 melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Universitas Indonesia di Jombang, Jawa Timur, Jumat (28/8/2026).
Kesepakatan bersejarah tersebut dilangsungkan dalam forum Halaqoh Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama yang dirangkai bersama Forum Silaturahim Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Internasional.
Kegiatan bertema penguatan pendidikan tinggi dan ekosistem industri halal itu berlangsung di Pondok Pesantren Al-Muhajirin III Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang. Acara dihadiri perwakilan dari 25 negara.
Penguatan Jejaring Nasional dan Internasional
Wakil Rektor II Universitas Nurul Jadid, Dr. Ny. Hj. Khodijatul Qodriyah, hadir mewakili Rektor untuk meresmikan langkah kolaborasi strategis antarperguruan tinggi papan atas tersebut.
Kemitraan ini dirancang untuk memperluas ruang kolaborasi akademik serta memperkuat kapasitas kelembagaan kampus melalui jejaring strategis berskala nasional hingga internasional.
Implementasi Konkret untuk Solusi Sosial
Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas kesempatan mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik global sekaligus memperkuat kontribusi generasi muda dalam pengembangan ekonomi syariah nasional.
“Kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, tetapi bagaimana membuka ruang kolaborasi yang berdampak nyata bagi pengembangan akademik, mahasiswa, dan institusi secara berkelanjutan,” ujar Dr. Ny. Hj. Khodijatul Qodriyah, Wakil Rektor II UNUJA.
Langkah progresif ini mempertegas komitmen perguruan tinggi berbasis pesantren dalam menjawab tantangan zaman. Sinergi jejaring global diharapkan terus membawa dampak positif bagi kemajuan pendidikan Indonesia.