PASURUAN (Surau.ID) — Kelompok Pemuda Anti Narkoba (KOPAN) Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, menargetkan edukasi pencegahan narkoba ke seluruh sekolah di wilayah tersebut. Langkah ini diambil sebagai respons atas maraknya peredaran gelap narkotika yang kini mulai menyasar pelajar usia remaja di wilayah perdesaan.
Sebagai langkah awal, KOPAN memanfaatkan momen Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran Baru 2026 untuk menggelar safari edukasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Dalam kurun waktu lima hari berturut-turut, relawan muda ini berhasil menjangkau lima sekolah dari berbagai jenjang.
Safari edukasi dimulai di SMK Al Falah Selotambak pada Selasa (14/7), diikuti MTs Gunung Jati Curah Dukuh pada Rabu (15/7), dan SMP Kraton pada Kamis (16/7).
Pergerakan berlanjut ke SMA Sunan Bonang Gerongan pada Jumat (17/7), sebelum akhirnya ditutup di MA Kramat Bendungan pada Sabtu (18/7).
Berbeda dengan sosialisasi formal pada umumnya, KOPAN mengemas materi menggunakan pendekatan sebaya (peer-to-peer) dan bahasa yang interaktif agar mudah dipahami siswa.
Fokus materi yang diberikan meliputi cara mengidentifikasi modus operandi pengedar, pentingnya memilih lingkungan pertemanan yang sehat, serta teknik menolak tawaran narkoba secara tegas.
Aksi nyata para pemuda ini sekaligus menjadi jawaban atas dorongan DPRD dan BNNK Pasuruan yang menekankan pentingnya peran “Konselor Kampung” dalam membentengi masyarakat.
Ke depan, KOPAN berkomitmen untuk terus melanjutkan roadshow ke sekolah-sekolah lain di Kecamatan Kraton yang belum terjangkau demi memastikan tidak ada celah peredaran narkoba di kalangan generasi muda setempat.